Archive for April 2009

Lu nggak liat status gue di facebook?

Ente kemana aja sih, nggak pernah keliatan broer?

“Ye alah … elu nggak liat status di facebook gue ya?”

Dibilang menjalin silaturrahim, iya. Tapi dibilang memutus silaturahim, juga iya. Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu, jam demi jam berlalu, hari demi hari berlalu, tidak terlewatkan kecuali dengan mengupdate status di facebook. Berlomba-lomba mengupdate status, sekaligus berlomba-lomba memelototi status kawan di facebook.

Barangkali, dulu saat pertama kali telepon keluar, mungkin juga sama kali ya. Tadinya orang butuh ketemu untuk sekedar say hello, tanya kabar, berpamitan, dlsb, kemudian acara-acara itu digantikan oleh telpon, meski saya yakin, penggantian tersebut tidak sedahsyat era jaman sekarang, ketika Web 2.0 turut mendrive situs perkawanan macam facebook.

Kadang geli juga sih melihat perubahan status kawan-kawan di facebook, tapi kadang juga “gondok”, apalagi buat yang jarang memelototin facebook, tiba-tiba kawan kita menghilang, pergi entah kemana, diSMS ndak delivered apalagi mau bales, dan lain sebagainya, ketika akhirnya berjumpa, cuma senyum nyengir sambil berkata “Elu nggak liat status gue di facebook ya? Gue kan pergi ke luar kota, ada urusan penting!.” Atau bagi yang tinggal di LN biasanya makin terasa lagi “gondok”nya. Ndak ada kabar-kobari, tiba-tiba “cling” ilang begitu saja, gak ada kabar berita sama sekali. Ternyata pergi ke negara lain, atau pulang kampuang ke Indo. Dan guess what, satu-satunya petunjuk kita kalau dia pergi hanyalah status update di facebook.

Nampaknya untuk sekedar ngomong, pamitan, sapa, dan lain sebagainya sudah mulai sedikit demi sedikit tergantikan oleh facebook. Buruk kah? Mungkin ndak juga, tapi ya kadang kebangetan sih 😉 Ingat-ingat, silaturrahim itu memperpanjang umur dan meluaskan rizki. Paling ndak, kalau ketemu face to face, feel-nya lebih terasa gitu lah, daripada cuma sekedar update di facebook, terutama buat temen-temen yang tinggalnya deketan (kecuali bagi kawan-kawan yang memang tinggal saling berjauhan, update di facebook paling ndak mengobati keinginan silaturrahim yang belum terwujud). Paling ndak jangan kaya Benny dan Mice di bawah ini:

Benny&Mice Facebook

Mulut “kotor” para komentator detik.com

Hanya satu kata: Benci aku!

Apapun topik yang ada dan muncul di berita, sepertinya tidak bisa tidak, yang muncul adalah sumpah serapah, kata-kata kotor, dan lain sebagainya. Benar kata salah seorang kawan yang bercerita bahwa ada seorang peneliti, melakukan penelitian tentang masyarakat Indonesia, dan kesimpulan dia, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang sedang sakit. Sakit jiwa, tapi mereka tidak menyadarinya, sakit yang sedemikian parah, tapi herannya mereka begitu menikmati sakitnya mereka.

Betapa manusia Indonesia menjadi manusia yang tidak ingin diatur, menang sendiri semuanya, hidup dengan rasa curiga dan saling benci, terekspresikan dari mulut-mulut mereka yang tidak bisa berkata-kata dengan baik, ungkapan kotor, dan begitu banyak hal lain.

Dengarkanlah suara hati ini wahai pemilik dan pengelola detik.com, tutup saja halaman komentarmu itu, jijik rasanya membuka kolom komentar yang irasional, penuh kebencian, dan berbagai macam ungkapan kotor serta sumpah serapah itu!

Barang siapa melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tanganmu, jika tidak mampu, ubahlah dengan lisanmu, jika tidak mampu, maka ubahlah dengan hatimu (dengan mengingkarinya) …..

Siap siap cari topik baru

Berhubung hajatan pemilu (legislatif) 2009 dilaksanakan hari ini, nampaknya kunjungan ke blog ini akan kembali turun setelah pernah mencapai 2000 lebih page visit 😉 dalam satu hari.

Sekarang cari topik baru lagi yang kira-kira bakalan menarik pengunjung lagi ..he..he.. (gak ding, niatnya bikin tulisan yang bermanfaat buat orang banyak). Apa ya? Mungkin pilpres kali ya .. :)

Kita lihat saja nanti .. yang jelas sedang berjuang memahami paper-paper nan menumpuk itu, dan ketidakjelasan mau nulis apa … hiks …

Youtube kurang kerjaan

image

Ceritanya Youtube lagi menyelenggarakan Happy April 1st! Kurang kerjaan bener, jadi kalau mau ngliat videonya, kepala harus dibalik lebih dahulu, bahkan sampai ngasih tips-tips buat ngliat Youtube versi 1 April, seperti tertulis di bawah ini

  1. Turn your monitor upside-down

    Our internal tests have shown that modern computer monitors give a higher quality picture when flipped upside down—kind of like how it’s best to rotate your mattress every six months. You might find that YouTube videos look better this way

  2. Tilt your head to the side
    Imagine you’ve got water in your ear and need to get it out. Tilt your head toward one shoulder and watch the video (gentle head-smacking on the opposite side is optional).
     

  3. Move to Australia
    As you probably know, everything in Australia is upside-down, so moving to Australia may provide you with a more natural YouTube viewing experience. (Note: If you live Down Under, and the page is still upside-down for you, then we recommended moving to the northern hemisphere.)

Emang ada apa dengan April 1st? 😉

Switch to our mobile site