Pemilu itu wajib*
Ya, di Australia sini, mengikuti pemilu adalah kewajiban, bukan hak. Jika anda berumur lebih dari 18 tahun, dan anda tidak mengikuti pemilu, tanpa alasan yang jelas, maka anda akan kena pinalti berupa denda sebesar 20 AUD (sekitar 160000 IDR), jika dalam waktu 21 hari tidak bisa mengajukan alasan jelas, dan tidak mau membayar, maka denda akan menjadi 50 AUD (sekitar 400000 IDR) plus biaya pengadilan.
Jadi, para warga negara Australia memiliki KEWAJIBAN untuk mengikuti pemilu, dan di Australia sini yang namanya GOLPUT adalah HARAM .. he..he..
Kebayang ndak kalau ini kejadian di Indonesia?
(keliatannya jelas ndak mungkin sih, lha daftar pemilih saja amburadul, tanpa ada kejelasan apakah nama kita tercantum atau tidak dalam daftar pemilih, jadi kalau hukumnya WAJIB bakalan banyak yang kena denda, malah bisa-bisa jadi sumber pendapatan tambahan negara deh ..he..he.. mau golput? boleh, tapi⦠seperti kata pak ogah, Cepek dulu dooong! )
ps: Saya ndak kampanye Golput loh, insya Allah saya masih milih kok, tentu saja milih partai yang track recordnya jelas gitu loh
Comments
4 Responses to “Pemilu itu wajib*”
Leave a Reply
















Wajib mas? Kok bisa ya? Pakai undang-undang ya ? Dasar pemikirannya gimana tu mas? Seru juga kayaknya..
Wah kalo tgl 9 april nanti mending golput aja deh (sy gak ngajak lho..)! Habisnya gimana lagi?La wong yg nyaleg aja ratusan nama,padahal tak 1 pun yg saya kenal gimana perilakunya…
golput tidak menyelesaikan masalah
pasti pilih pks