Lagi lagi detik …

detik kurang kerjaan

Ah lagi-lagi detik, “mbok” ada redaktur ahli gitu loh. Yang bertugas menyeleksi dan melakukan proof reading terhadap artikel yang akan dipublish. Jadinya kan ndak memalukan seperti gambar di samping ini. Aset turun kok dari 218,615 ke 246,702, ini mah namanya naik. Yang turun kan pangsa pasarnya dari 11,01% menjadi 10,68%.

Kalau tidak ada proof reading dari redaktur ahli, bisa-bisa suatu ketika nanti, detik bakalan kena batunya. Dituntut orang semisal, mungkin sekarang masih berbangga dengan jumlah pembaca yang besar, tapi kalau beritanya sering error, ya boleh jadi suatu ketika akan ditinggalkan para “pemirsanya”.

Berita aslinya ada di sini.

  1. phy says:

    wah, bagaimana kalo bang andri nanti tiba2 dilamar jadi redaktur ahli nih? hehehe…

  2. aditxx says:

    keren pak jeli bgt
    ajarin donk supaya bisa kaya bapak… 😀

    Kapan ngajar di FTI lagi pak

  3. Bamz says:

    hahaha….. sangat jeli pak…
    pembaca berita yang hebat mas andri neh…

    rada “memalukan ” harusnya ya pak…detik.com lage….

    … wah CISCO sepi neh gag ada mas andri…

  4. yando says:

    hari ini , 14 februari, saya cek juga masih belum diperbaiki. Tidak seperti kasus pertama tempo hari itu mas..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site