Archive for January 2009

Celaan orang-orang yang suka mencela

“Bah, ngapain ngurusin negara lain. Urus tuh Indonesia, rakyatnya masih banyak yang kelaparan, korupsinya juga diurusin!”

“Bahaya kalau orang ini berkuasa, bisa-bisa APBN kita dibawa ke arab semua!”

dan berbagai macam komentar pedas lainnya

Beberapa komentar pedas seperti di atas banyak bermunculan di Internet (baca saja di detik.com), terkait dengan peristiwa genosida Israel terhadap Palestina khususnya penduduk jalur Gaza. Mereka berkomentar pedas (dan kadang menjijikkan) terhadap orang / kelompok di Indonesia yang menyatakan solidaritasnya dan bantuannya kepada bangsa Palestina, baik berupa uang, obat-obatan, logistik, medis. Alasan mereka selalu, Indonesia aja belum selesai diurus, kok ngurusin negara lain.

Geram sekali rasanya membaca tulisan dari mulut-mulut kotor dan keji seperti mereka. Orang-orang yang tidak pernah mengerti rasanya bagaimana bisa dibantu oleh bangsa lain. Saya masih ingat betul peristiwa gempa di Jogja yang kemudian mengalirkan simpati dari banyak negara. Bukan hanya bangsa maju dan kaya saja yang berbondong-bondong membantu Indonesia, bahkan negara yang berkembang pun juga tidak kalah dalam memberikan bantuan. Bahkan di Klaten, di depan pabrik susu SGM, berdiri sebuah rumah sakit darurat milik kuba. Yang ketika bangsa lain seperti dari Itali, Yunani, Singapura, dlsb sudah pada “tutup”, justru Rumah Sakit dari Kuba masih eksis dan tetap buka. Ketika mereka hendak tutup, mereka “didemo” oleh penduduk sekitar untuk tetap buka, dan pada akhirnya mereka mengextend keberadaan mereka di sana.

Kalau kita rajin menolong, insya Allah kita pun akan rajin ditolong. Negara sebagaimana manusia, juga merupakan entitas sosial, yang harus saling menolong ketika ada kesulitan yang menimpa mereka. Tetangga adalah saudara terdekat kita. Lha kalau kita sendiri apatis terhadap kesulitan tetangga kita, dengan dalih bangsa sendiri belum diurusin, mau ditaruh mana muka negara kita ketika kita menghadapi kesulitan dan kemudian minta tolong ke negara lain?

Dan memang sudah diceritakan dalam Alquran, bahwa akan ada orang yang tidak punya kegiatan lain, selain mencela orang lain, dalam segala perilakunya. Seorang mu’min tidaklah patut untuk merasa takut dan rendah diri, terhadap celaan orang-orang yang memang kerjaannya suka mencela orang lain.

Ya Allah berikanlah pertolongan kepada saudaraku di Filistin ..

Switch to our mobile site