Paradoks Teknologi Informasi?

Maksud hati dengan IT, dan teknologi mobile yang lain, kita akan terbebas dari kesulitan, dapat berkomunikasi setiap saat, dan lain sebagainya, apa daya saat ketinggalan Handphone, laptop, PDA, dan kawan-kawannya, justru kita malah merasa ketergantungan. Paradoks kah?

Cita-citanya dengan teknologi mobile, menjadikan kita semakin produktif dan terberdayakan, eh malah jadinya kita seperti diperbudak sama teknologi, ada yang baru, selalu saja dikejar, yang lama yang masih berfungsi malah dibuang begitu saja. Paradoks kah?

Dengan teknologi, sepertinya kendala-kendala yang ada sebelumnya menjadi tereliminasi alias hilang, tapi ternyata malah semakin hari, makin bertambah kendala yang ada. Teknologi baru, menuntut resources yang makin baik, upgrade lagi upgrade lagi. Tidak bisa jalanin software, kalau pake model yang lama. Boros euy. Paradoks kah?

Ceritanya dengan teknologi mobile dan informasi, komunikasi antar personal menjadi lebih baik dan mudah, sms, chatting, email dan lain sebagainya menjadikan komunikasi lebih cepat dan lebih bersifat interpersonal. Kenyataannya, makin banyak orang yang anti sosial ketika terlalu sering berinteraksi dengan teknologi ini tadi, mereka bak kehilangan dunia nyata, dan beralih di dunia maya. Paradoks kah?

Ketika setiap orang berbicara mengenai privasi yang tadinya bisa diperoleh dengan handphone, chatting, email, dan sejenisnya, malah dengan teknologi informasi menjadikan semua orang kehilangan privasi. Semua berbicara di situs jejaring sosial pertemanan ala friendster, myspace, facebook, dan kawan-kawannya, dan mengumbar profil pribadi mereka seenaknya sendiri. Semua ramai-ramai dijangkiti penyakit narsis yang ndak ketulungan. Pertanyaannya, menjadi pentingkah nilai-nilai privasi dalam teknologi informasi? Paradoks kah juga kondisi ini?

Kesimpulannya bagaimana?

  1. wadiyo says:

    Jika kita mengikuti perkembangan teknologi memang tidak ada habis-nya.
    baru beberapa bulan sudah keluar produk yang terbaru yang menawarkan berbagai kelebihannya.

    untuk mengantisipasi hal itu, adakah produk standar yang men-support produk-produk lainnya, tanpa harus sering meng-upgrade atau beli yang baru ?

  2. YoHang says:

    Pak, tolong komentari artikel saya di http://yohang.web.id/jardiknas-nisn-melanggar-privasi/ Dan apa yang sebaiknya kita lakukan kemudian? :(

  3. ngafandi says:

    ohh..kejam benget ya teknologi informasi 😀
    kudu pinter-pinter “menjinakkan” TI kalo gitu

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site