Sema’ut

Hari ini tadi, saya hampir membuat seorang mahasiswa semaput alias pingsan … he…he.. Ceritanya ada ujian skripsi alias pendadaran, nampaknya dia tidak siap ketika ternyata tiba-tiba saya yang jadi penguji pendadaran. Karena status saya adalah menggantikan dosen penguji lain yang hari ini tidak dapat hadir karena ada keperluan lain.

Boleh jadi pernah punya pegalaman buruk kali dengan saya, he..he.., jadi raut mukanya sepanjang pendadaran nampak tegang sekali. Dan akhirnya kejadian juga, ketika saya tanyakan tentang konsep dasar dari tugas akhir yang dibuat, karena sangat gorgie kali, lidahnya nampak kelu, kata-kata yang terlontar pun menjadi tak terstruktur. Dan tentu saja pada akhirnya, semua pertanyaan saya jadi tidak bisa dijawab dengan baik untuk tidak mengatakan nggak bisa njawab.

Emangnya saya nggigit pa? :)

Makanya biasanya saya selalu menyarankan kepada mahasiswa yang mau pendadaran, untuk mengambil nafas dalam-dalam, agar jantung bisa lebih tenang denyutnya, kemudian asupan oksigen masuk lebih banyak ke otak, sehingga pikiran bisa lebih jernih. Biasanya, karena saking tegangnya malah bikin nafas tersengal-sengal,asupan oksigen yang minim membuat pikiran jadi bruwet gak karuan.

Ya, moga-moga dia besok saat ujian susulan bisa menghadapi lebih baik lagi.

  1. walah, dosen killer po dab 😛

  2. nico says:

    wuduww.. ada ujian susulan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site