Pokoknya halal deh

Muis_Halal_logo

Satu hal yang menarik dari orang Melayu yang saya ketahui di Singapura adalah "ketaatan" mereka dalam masalah halal tidaknya suatu makanan.

Tidak seperti di Indonesia, yang walaupun sebagian besar adalah muslim, tapi kepedulian masalah halal-haramnya makanan masih relatif kurang.

Perusahaan mana saja, yang memproduksi makanan, dapat kapan saja mencantumkan logo halal, dan konsumen juga tidak terlalu perduli terhadap makanan tadi. Paling satu hal yang paling sensitif adalah Babi, lain itu, tentu saja tidak. Apakah prosesnya halal, cara mendapatkannya halal dan seterusnya.

Karena mayoritas muslim tadi lah, makanya sensitivitas muslim Indonesia mengenai kehalalan menjadi kurang. Kita terbiasa makan di mana saja, tanpa peduli apakah makanan yang tersaji halal atau tidak. Pokoknya asal "tancap saja", semua diasumsikan sebagai makanan Halal, bukan suatu perilaku yang baik tentu saja.

Berbeda dengan Singapura yang relatif cukup ketat menentukan Halal Haramnya suatu makanan, di mana di sini tidaklah gampang bagi suatu pelaku usaha menempelkan logo halal sebuah makanan. Bagi yang ketahuan asal tempel, dendanya cukup besar. Sehingga, pengusaha makanan pun akan diaudit secara berkala mengenai kehalalan makanan yang mereka sajikan, tentu jika mereka memasang logo halal.

Tapi ada anekdot yang cukup "menarik" tentang masalah ini, orang Melayu bisa saja mabuk, main perempuan, nggak sholat, dan seterusnya. Tapi masalah halal makanan tetap dijaga. Sehingga ketika ada seorang lelaki yang jalan sempoyongan karena habis mabuk dan main perempuan, ketika sampai di depan stall makanan, dia tidak lupa bertanya ke penjualnya ,"Hai, ini halal tak? …. "

He..he… 😀

  1. wadiyo says:

    Assalamu’alaikum wr wb,

    Cari yang halal susahnya bukan kepalang Mas,
    5 thn 3 bln lebih cari yang halal belum ketemu juga.
    akhirnya ya tetap aja, masih di sini,,,, men-support
    produk Bir, merk terkenal di negeri ini?

    tips & trik untuk dapat kerja yg halal gi mana ya Mas?

    thanks,
    wassalam
    wadiyo-sidoarjo

  2. imcw says:

    Hueheheheh…Sama kayak di Indonesia, ibadah haji puluhan kali, kelakuan tetap sama. Menteri agama aja jagoan korupsi apalagi menteri yang lain.

  3. mr.bambang says:

    Bisa dibayangkan kalau orang Indonesia sensitif terhadap masalah halal haram, banyak bank-bank konvensional menjadi bangkrut yang berimbas kepada pemecetan ribuan karyawan atau memilih konversi ke bank syariah :)

    Itu baru soal bank, belum soal-soal lain yang sangat buanyak…..

  4. Donnyreza says:

    Jangan2 saya udah banyak makan makanan yang haram :((

  5. JaF says:

    hehehe.. banyak tuh di clementi food court. pada mabok, tapi kalo makan tetap harus yang halal..

    Om kalau yang NO PORK NO LARD itu menurut anda gimana?

  6. IndraPr says:

    Di Singapura proses halal lebih ketat karena disini secara umum “by default” makanannya tidak halal. Hal ini wajar karena muslim adalah minoritas disini.

    Beda dengan di Indonesia yang mayoritas muslim, proses halal tidak terlalu ketat karena by default semua makanan adalah halal, kecuali makanan yang memang haram seperti babi, minuman beralkohol, dan lain-lain.

    Ambil contoh, di Indonesia hampir semua ayam dan daging disana halal (dipotong menurut ajaran agama Islam). Jarang kita nemuin ayam yang tidak halal di pasar atau supermarket Indonesia. Beda dengan di Singapura, dimana ayampun ada yang halal dan ada yang tidak.

  7. Luthfi says:

    baca yang terakhir
    *ngakak*

  8. dini says:

    Mas, anekdot yang terakhir itu serius kah? hehe

    Di luar negeri katanya, cari makanan gak haram harus melototin kode angka di kemasan. Tiba-tiba jadi aware, bahwa roti tawar, garlic bread, biscuit pun ada yang ga jelas halal haramnya. Di Indonesia, jajan es puter di pinggir jalan, jajan bakso, mie ayam, ga jelas halal haramnya. Padahal makanan industri kecil kan belum tentu gak haram, eh halal?

    Hehe, numpang cuap-cuap ya mas :)

  9. Miftah says:

    mas andri.. dimana nyari vodka yang halal yaa??? **sorry joke mode ON**

    emang nyari makanan yang halal itu penting.. jadi mo cerita.. kemarin pas di bangkok pas makan siang, udah susah2 nyari menu yang halal, akhirnya milih tuna sandwich deh sy pikir kalo ikan mah pasti halal.. eh pass ngeliat bikinnya di campur crispy bacon.. halah.. untung ngeliat bikinnya.. ya minta tuker, kl gak mah bisa masuk tuh… si oink-oink bisa ta’ pangan… alhamdulillah masih bisa terjaga

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site