Pengalaman pertama dengan theme WordPress
Ternyata membuat theme wordpress itu gampang-gampang susah. Dibilang gampang, ya memang sedikit susah, dibilang susah, ya sebenarnya tidak, karena semua instruksi dari Codex-nya WordPress bukanlah sesuatu hal yang sulit untuk dimengerti.
Akan tetapi yang paling susah dalam membuat Theme WordPress adalah IDE dan Rasa Seni. Nah ini dia masalahnya, saya bukanlah seseorang yang punya passion dan art yang kuat, dan bukan ahli gambar arsitek seperti adik saya. Meski kalau untuk mengoperasikan Adobe Photoshop, GIMP, atau pun Corel Draw,
insya Allah saya bukanlah seorang Newbie. Tapi ya itu, kata orang, “nasib” orang yang gak punya bakat seni, jadinya bikin theme ini betul-betul “penderitaan” (halah, sok hiperbolis)
Tapi karena bank al beberapa waktu yang lalu meminta saya untuk membuatkan tema untuk aggregator blog kampung-ugm yang merupakan aggregator blog alumni UGM, okelah insya Allah semaksimal mungkin saya buat theme-nya. Preview dari themenya dapat dilihat seperti gambar samping. Dengan dominasi warna hitam, putih, kuning, theme ini bermain dengan tiga kolom, sidebar kiri, sidebar kanan, dan konten blog, ditampilkan berbasis huruf tahoma, semua sidebar sudah mendukung widget, jadi insya Allah kalau mau nambah-nambah sesuatu seperti adsense, RSS, dan lain-lainnya akan mudah.
Berhubung koleksi foto saya (yang bagus dong tentu saja ..he…he…) masih sangat sedikit, jadi asal comot aja foto yang saya ambil waktu pergi ke Sepang, Malaysia bulan Maret 2007 yang lalu saat nonton F1. Ya, walaupun gak nyambung, tapi gak papa lah.
Oh ya, nama themenya : “Bukan Bajakan !” … karena semuanya dibuat from the scratch …. insya Allah berlisensi Creative Commons. Kalau tidak ada aral melintang moga-moga pekan ini sudah siap diluncurkan dan dapat didownload rekan-rekan (kalau ada yang mau download … he..he…)
Comments
13 Responses to “Pengalaman pertama dengan theme WordPress”
Leave a Reply
















Whew, itu dia masalahnya, saya juga sering bete sendiri kalau mau bikin theme web site. Apalagi dengan skill design grafis pas-pasan, semakin menderita lah saya…:p
haruskah saya ganti ke wp? untuk nyoba theme buatan pak andri
wow keren bunk,,saya selalu terkagum2 sama orang yang jago banget dalam hal blogging , apalagi membuat theme2 wp,,wow keren..
wah.. karena di tempat kerja di halmahera gak ada net, jadi males bikin theme pak.. tapi karena sampeyan bikin yang baru, jadi pengen bikin theme juga, tapi ntar kalo udah ada net hihihi
keren2
pengen bisa euy bikin theme sendiri
berharap cemas, moga setelah louncing themesnya sudi buat tutorial membuat themes untuk wordpress dari design photosop sampai css dan kompletlah.
sampai skg saya gak ngeh process dr photosop ke cssnya piye
siap mendownload.
keren kok mas, btw, mau dong ikutan aggregatornya kampung ugm
*perasaan dulu sempat ikut milisnya, tapi cuma anggota pasif hehehe…*
boleh pesen
boleh nich dicoba
sampai sekarang saya masih suka gonta-ganti theme. Belum ada yang cocok. Pilih yang dua kolom atau 3 kolom. Walah, bingung juga, hehehehehe
eh mas aku sudah buat blog di wordpress, tapi kok kenapa ya kalau aku cari lewat google ko ga ada? gimana mas solusinya, padahal sudah sya daftarkan di google saat buat blog tersebut.
met siang,
saya juga wordpress lover,
biasanya suka bikin theme kalo waktu luang,….
kalo berkenan,…saya mungkin bisa bantu sedikit sedikit,…..
itung itung buat belajar ,….