Kronologger tren sesa(a)t?

Biarlah pak Anang meninggalkan kronologger dan berpindah ke Jaiku, dan sedang mengevaluasi apakah layanan macam ini hanya akan berujung kepada apa yang disebut sebagai tren sesaat. Ya, kronologger memang berbeda dengan jaiku.

Tentu saja kronologger memang tidak bisa dibandingkan dengan jaiku yang dimiliki Google. Kronologger memang dibuat oleh seorang anak bangsa yang bahkan saat pembuatannya dia sendiri tidak kenal apa itu jaiku dan twitter. Hampir satu tahun sebenarnya umur kronologger, meski baru menjadi rame mulai bulan Agustus. Tentu sangat jauh fasilitas metropolitannya jaiku dibandingkan dengan fasilitas ndesonya kronologger.

Semua berawal dari modal nol, berdarah-darah, kurang tidur, dan sebagainya. Jaiku dengan fasilitas bandiwidth nan megah, server yang mewah, berbanding kronologger yang hostingnya pun harus share karena ketiadaan modal. Tapi di kronologger, semua tiba-tiba menjadi bersaudara dan menjadi keluarga. Semua merasa memiliki kronologger seperti milik sendiri yang sangat khawatir jika terjadi sesuatu hal dengan kronologger.

Semua pernah merasakan beratnya hidup bersama kronologger ketika peminatnya mulai banyak dan menjadikan aksesnya menjadi sulit, sehingga dengan berat hati harus pindah dari server IIX ke server SG. Seorang Ronnie pun harus bergadang berhari-hari demi menyelesaikan akses kron via Yahoo! Messenger, dan Vavai yang tidak henti-hetinya menerima request planet bahkan turut menyumbang space hostingnya sekaligus beli domainnya. Tapi tidak ada yang mengeluh, ketika mereka semua harus berjibaku bersama membesarkan kronologger. Bahkan ketika kronologger sempat “koma” selama satu hari karena servernya crash, di milis yang dibangun pun semua berdo’a demi kesembuhan kronologger. Setiap jam mereka refresh browser dan menunggu kehidupan kembali kronologger.

Bahkan dalam pesta blogger yang baru saja berlangsung beberapa waktu lalu, seorang iqbalir yang tadinya melaporkan kegiatan pesta secara langsung di blog resmi pestablogger pun mengalihkan laporannya ke kronologger. Ketika gempa terjadi di padang beberapa bulan yang lalu, tiba-tiba Yayahau menjadi reporter dadakan yang bahkan mengalahkan kecepatan berita detik.

Ada seorang yang tadinya hidupnya hampa, seorang Ghan yang menceritakan segala keluh kesah kehidupannya, hingga akhirnya dia merasa gembira. Ketika ternyata semua anggota keluarga kronologger menyemangati dia untuk menjalani hidup.

Bahkan jika tidak sempat melihat tivi atau mendengar radio ketika ada pertandingan bola, vetamandra pun tak segan-segan melaporkannya via kronologger. Sandy nakamura juga merelakan koneksinya untuk melaporkan kejadian demi kejadian di ajang balap Formula 1.

Kronologger pun turut berperan dalam menselebritiskan para blogger pemula (termasuk saya di antaranya ..he..he..), vetamandra yang tadinya malas ngeblog, karena sekarang punya keluarga di kronologger yang akan membaca blognya, maka dia menjadi rajin ngeblog.

Ya, kronologger bukanlah jaiku yang dipenuhi taburan seleb blogger seperti tika, herman, antobilang, maupun anang. Kronologger memang lebih banyak berisi orang-orang sederhana (meski ada pula sebagian seleb, seperti pak Budi Raharjo, Jennie, Budi Putra), orang-orang yang mencoba merangkak agar makin dikenal, makin didengar suaranya. Bahwa mereka pun turut dapat menyuarakan suara perubahan, bahwa tidak harus seleb blog yang senantiasa didengar di ranah blog. Bahwa orang kecil seperti Kang Pura, Hielmy, Iorme, Abahoryza, Erikani, Nugrahadi, dan SAYA :-)  pun dapat didengar suaranya oleh dunia.

Kronologger memang trend sesa(a)t seperti kata bank_al, karena akan bikin anda ketagihan.

Percayalah ! 😉

  1. Vetamandra says:

    Pertamax,hehe. Saya terharu*berkaca-kaca*nama saya disebut-sebut,jadi malu. Pokoknya sayah suka kronologger. Saya ngekron,karena itu saya ada

  2. Vetamandra says:

    Eh,saya tambah terkenal neh. Bisa jadi blogseleb :-)

  3. Vetamandra says:

    Hattrick. Masih beta lho :-) ,eh yang gak disebut mas andri jangan marah ya

  4. maseko says:

    Ada lagi yang terkait sama Kronologger, yaitu WP-Autokron.
    http://maseko.com/project/wp-plugins/wp-autokron/

    TTI: Tiba-tiba iklan 😀

  5. Salut banget sama tulisan ini. Jadi terharu. Memang Kronologger begitu adanya…penuh dengan orang-orang ndeso..tapi orang-orang ndeso yang sangat akrab dan terlingkup dalam suasana kekeluargaan. Itu semua berkat Kronologger, bukan Jaiku, bukan Twitter, bukan yang lain. Jangan sampai ada lagi yang meremehkan Kronologger. Jangan sampai. Jangan sampai.

  6. Kukuh TW says:

    sekedar ingin menambahkan, ada beberapa nama yang ikut berkontribusi dalam pengembangan kronologger, antara lain pak BudiPutra yang melakukan re-branding kronologis.com menjadi kronologger, membuat tulisan/review melalui blog asia blogging, majalah dan harian surat kabar, Thomas Arie yang melakukan perombakan design user interface dari design yabg primitif menjadi design yang layak digunakan dn juga memungkinkan untuk kroner lain untuk berbagi themes dengan kroner lain, Indra Pramana yang rajin melakukan review kronologger di blognya, Purwedi Kurniawan dan Maseko yang membuat plugin wordpress kronologger, Rendy Maulana dengan review kronologger yang heboh bangetz, Ady Permadi yang menyediakan hosting awal dan kemudian sekarang ditangani oleh Andri Setiawan. Kuncoro Wastuwibowo (west) yang kasih semangat agar kronologis.com terus dikembangkan setelah sebenarnya saya udah malas untuk meneruskan karena ternyata sudah ada twitter yang memiliki services serupa, Gunawan TW yang memberikan usulan istilah “ngekron” , Terima kasih buat semuanya (*halah** kaya menerima piala oscar aja)…hehe..tapi terus terang saja , cukup terkejut juga melihat reaksi kroner yang tersinggung karena adanya tulisan blogger lain (yang padahal menurutku wajar-wajar aja)..,Thank you all !!

  7. Donnyreza says:

    namaku…mana namaku? hiks-hiks…nggak jadi ikutan tenar…hiks hiks

    Hehehe :) saya juga bangga jadi kronologger, jaiku dan twitter juga baru denger di kronologger kok 😀 jadi, kapan nih kita ngumpul dan ngekron bareng? yang kebayang sama saya, kita ngumpul, tapi ngobrolnya lewat kronologger :))

  8. Anang says:

    lho ini kok saya jadi merasa disudutkan… saya tidak meremehkan kronologer.. tidak pula mengagung2kan itu yang namanya jaiku….

  9. Mas Yan says:

    Terharu.. membaca kronologisnya kronologger :)

  10. Vetamandra says:

    Pesta kroner 2008?

  11. imcw says:

    Terus terang saya belum begitu ngerti apa itu kronologer, saya pelajari dulu ya, Mas.

  12. abah oryza says:

    # lho ini kok saya jadi merasa disudutkan… saya tidak meremehkan kronologer.. tidak pula mengagung2kan itu yang namanya jaiku….

    secara gitu loh …mas anang kok piye, inikan postingan anda …

    — Ga tahu juga apakah mainan seperti jaiku ini nantinya akan bernasib sama seperti kronologger yang harus saya tinggalkan perlahan dan akhirnya inaktif… Benarkah fenomena semacam ini hanyalah trend sesa(a)t saja? Ah, biarlah waktu yang membuktikan… Kita tinggal menjalankan saja… Untuk sementara ini, karena ada mainan baru di jaiku, maka link kronologger di sidebar telah diganti dengan jaiku….! —

    betewe, ada gw tuh he he he …

    gw ngakak abis baca komen #1, #2, #3. tolong yah itu minta ijin mbilung ha ha ha ha ….

  13. Ghan says:

    makasih banyak buat mas andri yang udah me review secara jelas apa itu kronologger dan mengapa banyak dari kita merasa di diskreditkan, karena memang benar bahwa saya dulu yang hanya sendirian *benar2 sendirian* di dunia ini merasa ada yang menghargai, menjadikan saya seorang yang cukup berarti di dunia maya ini, karena tanpa saudara2 saya sekalian di kronologger saya nggak tahu lagi mau jadi apa saya, karena saya sudah benar2 cinta dengan kronologger dan saya berani jamin ini bukan trend sesaat… ini ada trend yang akan terus berkembang dan menjadi trend masa depan @mas andri : kurang satu mas,, saya rela2in jual HP cdma saya, mengemis kepada saudara2, dan merelakan segala sesuatunya demi membeli HP GSM untuk nge-kron..
    Terima kasih semuanya….

  14. aNdRa says:

    Hehehe…jadi rame… plus jadi malu karena saya cuman kroner pasif yang demen baca tulisan2nya kroners (jika tidak terganggu koneksi lelet). Terharu baca perjuangannya Kronologger. Sebelumnya saya pernah coba Twitter, tapi disana memang ngga ada rasa kebersamaan. Di Kronologger, sepertinya setiap orang jadi merasa kenal antar persona, meski banyak yang belum pernah bertemu muka. Sukses terus buat kronologger… 😀 komentar ‘miring’ itu biasa.. malah bisa mencambuk agar tambah maju..

  15. sandynata says:

    satu point penting yang dapat kita ambil pada artikel di atas adalah….

    NAMA SAYA DISEBUT!!!! … HOREE!!!

  16. JaF says:

    waduh, SBY ikut komen.. hebaadd

  17. Hedwig™ says:

    Anthurium ku ditawar 250 ribu sekarang

  18. Miftah says:

    terharu…..huhuhuh…

  19. Luthfi says:

    hoh
    ini curhat?
    aku jg punya akun kron
    tp males ngekron
    idem juga : males jaikunan

  20. iorme says:

    hiks, akhirnya bisa komen juga

    ayo dukung pelaksanaan PESTA KRONER 2008

  21. lilblog says:

    kron ku pa kabar…
    dah lama banget gak login…

    http://lilamr.kronologger.com

  22. iorme says:

    kronologger memang menjadikan kita ang tidak saling mengenal sebelumna bisa saling kenal, saling ngecengin, saling mendukung dan lain lain, pokoke top lah

    *seminggu ini habis pulsa 20k lebih buat ngekron belum yang lewat warnet hahahahahahaha*

  23. Sedikit ralat… KukuhTW waktu bikin kronologger (waktu itu masih kronologis) udah tahu ada yang namanya Twitter (cmiiw). Soalnya, dia pernah bikin posting di milis (blogbugs kalau gak salah) yang nanya, “kalau bikin microblogging kayak twitter bakal banyak pemakainya gak ya?” (atau kira-kira seperti itu).

    Naaaah, saya jadi tahu ada Twitter dari postingkan Bos Kukuh itu, hehehe…

  24. Kukuh TW says:

    domain kronologis.com dibeli pada 23 feb 2007 , check di dnscoop.com, lalu program diinstall, dikhabarkan ke teman2 terdekat dan beberapa milis, termasuk di blogbugs …
    http://tech.groups.yahoo.com/group/blogbugs/message/12775

    dapat email pertama dari seseorang bernama aryanto nugroho tertanggal Mon, Feb 26, 2007 at 11:21 AM dan juga boy avianto tertanggal Sun, Feb 25, 2007 at 11:45 PM yang mengkabarkan bahwa ini mirip twitter,
    lalu setelah itu rasanya malu sekali dan berniat mengcancel projectnya dan minta advis di milis blogbugs tertanggal 26 feb 2007
    http://tech.groups.yahoo.com/group/blogbugs/message/12789
    rencananya sih saat itu mau membatalkan dan uninstall programnya..
    tapi belum pernah sempat…..
    memang sih rencananya pada saat itu aku mau hapus..seperti pada projek2 lainnya ( pada periode saat itu , aku banyak proses trial and error buat layanan services on the web..tapi aku hapus ketika masih berumur 1-2 bulan )

  25. Aduh mas, mohon saya jangan disandingkan dengan mas Anang. Saya tidak apa-apanya dengan beliau.

  26. lhaaa…
    sayah ituh kata emak sayah selebrintik..
    selebBELOGger mungkin..

    jadi, seperti kata mas Herman, jangan sandingkan sayah dengan mas Anangku ituh..
    sayah ndak ada apa-apanya dibandingkan beliau..
    apalagi dengan mas antogembus yang bannernya dimana-mana..

    lha kalo disandingkan sama Herman sayah agak terima, lha wong sama sama blom lulus..

  27. Dimas says:

    Saya… saya…. gak ngerti apa itu jaiku dan kronologger, huhu…
    *lebih ndeso sapa hayo?*

    salam kenal 😀

  28. Saya mendengar Kronologger, Twitter & Jaiku dah cukup lama namun baru mencoba in these few days.

    Kronologger memang terasa agak lambat, dan ini bisa dimaklumi karena resource yang ada tidak sebesar resource yang dipunyai situs penyedia jasa microblogging lainnya.

    Namun saya melihat ada beberapa bagian dari Kronologger yang sepertinya bisa dioptimize untuk mendongkrak speed.

  29. Yuda says:

    @atas saya : seperti ???
    Yang saya salut untuk kronologger adalah fitur seperti nge-kron via YM, HaPe, dan email.

    Two thumbs up!!

    *kembali ke laptop kron*

  30. antobilang says:

    saya ini bukan seleb lho. saya ini wong ndeso yang gaptek. sudah buat akun di kronologger, tapi bingung lihat belantara teks yang begitu lebat.
    Daripada kesasar saya mending ke jaiku.
    Dan ini sepertinya kurang pas kalau dikaitkan dengan isu anak bangsa dsb, mengesankan pengguna jaiku tidak mencintai produk dalam negeri. Menurut saya hanya masalah kemanfaatannya saja.
    Sukses untuk tim kronologger. Itu ide dari sandalian bisa dipertimbangkan untuk difollow-up-i, mengingat reputasi beliau sebagai programer eppendidotkom.
    Sekian, salam.

  31. @bos Yuda

    Menurut saya yang awam ini:
    Sebagai layanan microblogging, menu-menu yang muncul di halaman kronologger terlalu ramai seperti layaknya layanan blog (Seperti kata Antobilang, belantara teks yang sedikit membingungkan bagi pemula). Seandainya saja lebih di “sederhanakan” mungkin akan menghemat beberapa bytes per halaman.

    Kemudian pemakaian javascript di dalam halaman HTML langsung, otomatis menambah besar ukuran file HTML. Mungkin sebaiknya javascript dipisah saja.

    Tinggal dikalikan dengan jumlah pengakses dan berapa kali diakses, maka akan lumayan hemat benwit.

    Tentang pernyataan bahwa saya progremer ependidotkom, 100% fitnah belaka ^o^

    *nyari-nyari antobilang sambil bawa pecahan botol*

  32. ah, bener kata antogembus..
    sayah sendiri malah ndak ngeh si jaiku yang bikin sapa..
    kronologger yang bikin sapa..
    lha wong sayah ituh cuma diseret sama mbok venus ikutan jaiku..
    pertama ya ndak minat..

    @ Yuda :
    oiya.. betewe, di jaiku juga ada notifikasi messenger, sms, sama apalagi sayah lupa.. just FYI..

    tentang si antobilang anak ndeso yang gaptek, sayah pastikan benar 75%..
    *kabur sebelum diketemuin anto*

  33. Donnyreza says:

    Kayaknya kalau jadi Pesta Kronner 2008, atau apa lah namanya, Singapura aja yang jadi tuan rumah ya? *ngelirik om Andi dan om Jaf*, sekalian akomodasi ditanggung gitu. Kekekeke

  34. rd Limosin says:

    ak gak pake kronologi lagi. Apapun itu, lagi males pakenya.

  35. Iqbal_Ir says:

    Wah ada yg nyebut2 nama sayah… 😀

    Dulu awalnya taunya kronologis dari kang Dhika, jauh sebelum kronologis muncul. Taunya kang KukuhTW itu jg dari postingannya kang Dhika ttg web kronologis di blognya. Tapi ngga langsung ikutan join kronologis, naahh pas kronologger heboh….:) Baru deh tertarik ikutan nyoba…

    Dulu istri sampe cemburu sama PDA gara2 nge-kron melulu, istri jadi merasa dinomorduakan…. 😀 hehe…

  36. fahroe says:

    @semua komentator

    wah wah,… ternyata masih ada orang yang tidak mengaku mengetahui apa yang telah terjadi. tak usak sebut nama lah, biar yang merasa aja yang sadar. disinilah bahasa tulisan di pertaruhkan, salah tulis = salah arti, salah baca = salah arti juga.

    :)

    *) maaf klo tulisan ini mbulet bin ruwet. tapi tolong jangan salah mengartikan.

  37. aLe says:

    kok nama aLe gak kesebut yah :mrgreen: *sokseleb.com*

  38. ika says:

    wah saya malah belum jadi kronowati dan jaikuwati,bro,,kemaren sempet rada’ dipaksa’ juga sih ikutan tapi lom mood,,kekekeke

  39. ya-hau says:

    saya..??

    -Ketika gempa terjadi di padang beberapa bulan yang lalu, tiba-tiba Yayahau menjadi reporter dadakan yang bahkan mengalahkan kecepatan berita detik.-

    he8..

    stuju ma postingan ini!
    cinta tanah air,,
    hidup kronologger!!!!!!

  40. poer says:

    belum pernah nyobain jaiku sih, baru sempat nyobain twitter sebelum pindah ke kron, yg jelas perbedaaan yg paling terasa adalah kebersamaannya, mungkin karena bahasa yg dipake itu bahasa ibu ya 😀

    ps:
    thanks kuh, udah disebut hehehe…
    *dulu udah sempat komen, tapi inetnya putus ditengah jalan, n ternyata ga masuk, padahal komentarnya panjaaaaanggg banget :(*

  41. […]Artikel terkait : Kronologger tren sesa(a)t? [at] Andri Setiawan[…]

  42. h2 says:

    Ass. ww
    Wah.. kayanya kronologer itu seru yakz…
    komennya banyak banget, saya tau -lebih tepatnya baru sedikit tau- kronologer dari potongan koran yang digunain untuk ngebungkus nasi padang yang saya beli kemaren he3x
    btw ada yang bisa ngejelasin secara MUDAH, SINGKAT DAN PADAT ga apa itu kronologer dan bedanya sama bloger -tuhkan serius nih, blog aja belum ngerti eh sekarang malah belagu2an ke kronologer-.
    oya biar pada tau Iam a teacher in elementary school -so english bgt ya padal ga bisa-.ada yang mau bagi2 ilmu tentang dunia pendidikan ga, d tunggu ya. Was ww

  43. damar putera says:

    Keren mas arikelnya..

    jika berkenan berkunjung ke Twitter Ala Indonesia..

    Salam Blogger Maniak!..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site