-
US$ 240 juta buat Facebook? Murah sekali …
21 CommentsDulu saya tidak terlalu perhatian, tidak terlalu ngeh, gak gape. Kenapa ada orang gila yang mau beli MySpace seperti Rupert Murdoch bosnya jaringan Fox, kenapa ada orang yang mau menyeponsori Friendster, hingga kabar yang belum lama berselang adalah Microsoft yang beli Facebook.
Setelah sekian lama, ternyata alasannya jelas. Mereka butuh profil orang. Dan ternyata harga untuk mendapatkan data-data profil dari para pengguna adalah harga yang sangat mahal sekali. Dengan jumlah pengguna yang sekian puluh bahkan sekian ratus juta, harga survey untuk mendapatkan profil pengguna secara lengkap, mulai nama, asal, hobi, hal-hal favoritnya, jaringan orangnya, dan seterusnya tentu akan bernilai jauh lebih besar ketimbang share yang harus ditanam oleh Microsoft disana.
Misal, katakanlah kita atau mungkin perusahaan survey semacam AC Nielsen hendak mencari profil pengguna suatu produk, tidak akan pernah mungkin kita melakukan survey satu per satu dari setiap orang yang mungkin menggunakan produk tadi, atau pernah mendengar, atau sama sekali tidak tahu. Kita juga tidak mungkin melakukan analisis background pendidikan, kisaran umur, dan seterusnya dengan detail sekali. Paling banter adalah dengan teknik sampling. Biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan profil yang sangat detail sejumlah sekian puluh/ratus juta tentu akan menjadi berlipat ganda.
Dengan beli situs pertemanan ala Friendster, Facebook, MySpace dan kawan-kawannya, semua profile tadi akan didapat dengan mudah. Tanpa perlu usaha yang sangat rumit, dan membutuhkan proses lama. Mungkin memang ada beberapa profil yang minal waton alias bohong belaka, tapi kalau diprosentase, profil yang acak adut tadi tentu tidak sebanding dengan jumlah profil yang benar. Anda lihat saja di profile friendster saya, boleh dibilang secara sekilas, orang akan langsung tahu apa saja yang kita sukai, siapa saja teman kita, rentang umur berapa, yang ini semua nilainya sangat berharga, terutama buat marketing dan periklanan. Ketika anda mencoba berkunjung ke rekan-rekan lain yang ada dalam jaringan pertemanan saya ini, hampir sebagian besar juga akan memunculkan hal yang sebenarnya.
Seperti yang saya bilang, dengan faktor yang bisa diabaikan (identitas palsu dan ngayawara yang prosentasenya sangat kecil), perusahaan macam Microsoft akan mendapatkan semua detail profil pengguna dengan mudah, yang bisa saja kelak dijual kepada siapapun, misal pemasang iklan, bahkan mungkin pihak pemerintah. Masalah privacy? Ah, kaya’ tidak tahu saja, boleh saja mereka bilang tidak akan menjual privasi, tapi kenyataan tidak berbicara demikian.
Jadi siapa bilang US$ 240 juta itu mahal? Murah sekali bung !
Btw, pada bergabung di facebook kah sodara-sodara sekalian? Saya kok masih belum berminat ya
Published on November 12, 2007 · Filed under: Uncategorized;
21 Responses to “US$ 240 juta buat Facebook? Murah sekali …”
-
Gabung dong Ndri, kami lagi maen gem² yang ada di fesbuk neeh.
Anak Kampung Gajah kecanduan semua ha ha ha
-
baru beberapa hari juga gabung nih, cuman belum begitu nggeh maenin nyah, kayaknya sih emang seru klo liat profil yang lain sampe penuh gituh ngisi fesbuk, cuman yah sebenernya ngeri juga klo disalah gunakan data kita ama mereka .
-
husni said on November 12th, 2007 at 9:55 pm
Quote:
Btw, pada bergabung di facebook kah sodara-sodara sekalian? Saya kok masih belum berminat ya
Pak, beberapa hari yang lalu saya daftar di facebook, terus saya cari user: teladan98 dan saya baca profil dan postingnya sepertinya itu ID milik pak Andri, malah saya ADD FRIEND…….
Jadi maksudnya belum berminat gabung gimana pak?

-
husni said on November 12th, 2007 at 10:14 pm
Ini linknya:
-
@husni: saya join baru saja; setelah tulisan ini selesai diposting

-
husni said on November 12th, 2007 at 10:30 pm
Walah…

-
husni said on November 12th, 2007 at 10:31 pm
Eh, salah, yang facebook belum saya add friend ding… kemarin saya add friend di kronologer

-
ika said on November 13th, 2007 at 8:03 am
hehe saya ya sumhow lum tertarik join fesbuk,,kekeke
-
Luthfi said on November 13th, 2007 at 8:39 am
udah join
tp males maen gamenya
masih fakir benwit nih
-
andri..Microsoft itu cuma bell 1.6 % sahamnya facebook kok…
, nggak semuanyaAndri: betul kuh, tapi dia kan bisa manfaatin semua profile yang ada di sana
-
Wah menarik bgt..iya Sejak adanya situs jaringan pertemanan emang ngenalin orang jadi jauh lebih mudah
bisa tau gambaran kayak apa orangnya.. lha wong mereka dengan senang hati mengisi data diri nya.. 
bener2 informasi berharga emang.. -
ya ….tergantung juga sih alesan gabung di sana. Ada juga yang cuman nyari temen, ada juga yang cari jodoh (kqkqkqkq), atau ada juga bahkan yang melihat sisi ekonomis dari aplikasi yang berbasis Facebook. How knows ? Tapi emang spesialisasi market di Facebook (yang college based) membuat FB lebih spesifik menjaring konsumen dan inilah yang dimaui perusahaan2 IT : konsumen terpelajar dengan idealisme tinggi dan modal nekat.
-
imcw said on November 13th, 2007 at 3:21 pm
Wah, bagi saya angka tersebut banyak sekali, Pak.

-
udah join, tapi kok males banget otak-atiknya ya?
-
Akhirnya facebook juga | Iseng | Dalam sebuah perjalanan, selalu ada kisah, catatan, dan pikiran yang senantiasa menyertainya. said on November 15th, 2007 at 1:56 am
[...] gara-gara menulis tentang facebook kemarin, akhirnya saya sendiri pun akhirnya gabung. Yang pada akhirnya saya malah justru ketemu dengan [...]
-
dimasshogun said on May 7th, 2008 at 12:50 am
mungkin pak andri belum baca lengkap agreement pas daftar,hehehe mungkin aja disitu ada tulisan
“pemilik punya hak untuk menggunakan data user”
nah walaupun si mikrosup itu beli 1.6% kan tetep pemegang saham juga..
sama kaya rapidshare,menurut saya si rapid tuh pingin semua file di dia,gratiskan?pasti ada yang menguntungkan buat dia di situ,kecuali kaya humyo.com yang ada fasilitas bayarnya,karena bayar itu sama aja kita beli ruang khusus..klo rapid kan kita beli credit download, aga berbeda -
[...] gara-gara menulis tentang facebook kemarin, akhirnya saya sendiri pun akhirnya gabung. Yang pada akhirnya saya malah justru ketemu dengan [...]
-
Indra said on February 3rd, 2009 at 6:02 am
Saya udah agak lama join FB, tp awalnya dianggurin terus.
Kesan awal kayak kosongan semua,
tp kalo udah mulai konek sana sini,
main ini itu,
jalan utara selatan,
ketawa ketiwi,
gak ada bosannya
hehehe -
ridho said on May 18th, 2009 at 4:21 am
wah keren tulisannya mas
saya baru menyadari hal tersebut

-
Interesting article, i will come back to your blog soon, best regards
-
Your blog is very interresting for me, i will come back here..









Komentar Terbaru