Membuat IT yang lebih "hijau"

Membaca majalah CIODigest yang diterbitkan Symantec edisi Oktober 2007, ternyata cukup menyesakkan data, karena boleh jadi saya pun menjadi kontributornya, karena saya juga menampung beberapa data saya di tempat yang termuat di majalah tadi. Dari data yang dipampangkan di sana, terlihat betapa borosnya penggunaan energi untuk IT, yang dalam hal ini adalah datacenter.

Secara umum, Amerika Serikat menggunakan 26 persen energi dunia, dan 1.5 persen dari total penggunaan listrik di AS adalah digunakan untuk data center. Dan ini fakta dibalik penggunaan listrik di data center:

  • Pengeluaran energi memakan lebih dari 50 persen dari total biaya hardware
  • 60% dari power yang dipergunakan adalah dipergunakan untuk pendinginan
  • Walaupun server underutilized dan hanya menggunakan 20% kapasitas, akan tetapi tetap menggunakan energi sebesar 65% sampai 70% dari penggunaan normal

Jumlah energi yang tidak sedikit, yang mencapai sekitar 60 milyar KWH selama satu tahun. Terbayang betapa banyaknya unrenewable energy seperti oil (setahu saya minyak masih menjadi sumber energi utama listrik selain air, CMIIW) yang terbuang “percuma”, di saat yang sama stok energi yang semakin menipis.

Nampaknya ke depan, virtualisasi cukup perlu mendapat perhatian bagi dunia IT. Cukup beli satu server yang handal, pendinginan hanya fokus di satu server, sementara resources kita bagi-bagi untuk divirtualisasikan (pake VMware, Xen, Parallel, atau produk virtualisasi yang lain). Paling tidak kita membantu bumi kita ini untuk lebih hijau.

Insya Allah kelak ketika saya balik ke Indonesia, paling tidak saya akan mengusulkan ke departemen IT untuk mulai memikirkan penggunaan virtualisasi ketimbang beli server yang baru. Setidaknya mengurangi biaya penggunaan listrik yang juga harus ditanggung.

Bumi yang indah ini masih harus kita wariskan ke generasi penerus kita kelak. Apakah kita hendak mewariskan bumi yang rusak dan tidak terawat lagi?

Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan,
karena ulah tangan manusia ….

Lebih dari 14 abad yang lampau, hal ini telah dideclare-kan, saat itu bumi mulai rusak, padahal itu masih 14 abad lalu, bagaimana dengan sekarang ???

  1. Wah, nggak kepikiran, kirain damai2 aja :)

  2. yando says:

    Solusi lain optimalkan komputer lama dan kalau membeli yang baru, pilih yang termasuk kategori greencomputing,seperti tulisan di http://adinoto.org/?p=9

  3. imcw says:

    Jangan-jangan nanti ada kebijakan konversi minyak tanah, Pak.

  4. YoHang says:

    Solusinya yang bisa kita lakukan sekarang: matikan komputer bila sedang tidak digunakan. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site