Paguyuban penikmat kembang
Kalau om Hedwigus adalah termasuk pegiat paguyuban godhong, saya lebih baik memilih menjadi paguyuban penikmat kembang saja. Menurut saya jauh lebih bisa dinikmati ketimbang godhong gelombang cinta yang efeknya merambat bak gelombang elektromagnet yang saya sendiri tak mampu merasakannya.
Serat-serat merah bak serat optis di antara kuningnya daun bunga.
Ketika kuncupnya mekar menjadi bunga.
Menunggu serangga.
Mekar yang dimakan usia.
Yup, ini merupakan cikal bakal fotoblog saya, sampai saat ini masih bingung mau beli domain yang tepat untuk fotoblog yang Insya Allah akan dibuat sebagai pelengkap blog ini. Ada ide mungkin?
Comments
6 Responses to “Paguyuban penikmat kembang”
Leave a Reply




















foto blog? flickr donks
AH, gk ngerti soal per-kembang-an…
daku juga pengen moto kembang…
tapi ga punya kamera…
gimana dunks?
btw, tempat pengambilan fotonya dimana? dirumah?
@bakazero: bukan, bukan di rumah, tapi di taman
bunganya buagus yow itu bunga asli tw buatan??????????
lagi cari gambar kembang nemu situs ini…