Sinkronisasi server dan PC lokal di Windows™

Belajar dari pengalaman yang lalu seperti yang diposting di sini, ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk melakukan backup. Cara paling sederhana adalah dengan melakukan download semua file dari server (linux) dengan FTP atau pun bisa juga menggunakan WinSCP (asumsi ini berlaku dengan client Windows, jika menggunakan linux juga, lebih mudah dengan rsync).

Mekanisme lain yang bisa dilakukan untuk melakukan proses backup adalah dengan metode sinkronisasi. Dengan menggunakan sinkronisasi, tidak harus setiap waktu kita mendownload keseluruhan data di server kita kemudian disimpan di PC lokal kita. Proses download keseluruhan data yang memerlukan waktu lama hanya dilakukan sekali saja, setelah itu yang dilakukan adalah melakukan proses incremental update (sinkronisasi/hanya mengupdate data terbaru) antara server dan PC lokal. Setiap kali ada update yang kita lakukan di server akan tersinkronisasi di PC lokal (bisa juga diatur sebaliknya, atau bisa juga dua arah).

Untuk melakukan proses sinkronisasi ini, ada dua tools yang kita butuhkan, yakni:

  1. FTP Drive, yang berguna melakukan mapping direktori FTP kita menjadi drive lokal. [download di sini
  2. SyncToy, yakni tool dari Microsoft (bisa didapatkan secara gratis), yang berguna untuk melakukan proses sinkronisasi. [download di sini]

NetDrive

Setelah kita mendownload kedua tools tersebut, silahkan install sesuai petunjuk dari website masing-masing. Jika proses berjalan lancar, FTP Drive akan memunculkan drive baru di PC lokal kita (tentu saja setelah kita mengisikan host, username, dan password dari account FTP kita). Drive baru ini nanti yang akan kita sinkronisasi dengan folder lokal yang ada di PC kita.

 

 

SyncToy Penggunaan Synctoy cukup mudah, pada prinsipnya kita akan melakukan proses sinkronisasi dari kiri (folder A) ke kanan (folder B), atau dari kanan (folder B) ke kiri (folder A), atau sinkronisasi dua arah. Dalam kasus saya, folder A adalah folder lokal saya, sementara folder B adalah folder remote saya (yang saya dapatkan dari FTP Drive tadi). Sinkronisasi juga bisa dilakukan di banyak folder (tidak hanya satu folder saja)

Kemudian juga bisa kita atur, berapa lama sekali SyncToy akan melakukan sinkronisasi, bisa tiap hari sekali, seminggu sekali, atau pada jam-jam tertentu sesuai keinginan kita. SyncToy hanya akan berjalan sedikit lama saat sinkronisasi awal, karena kita akan mendownload semua konten dari server kita. Setelah itu, dia hanya akan mendownload file-file yang lebih baru (dapat berupa file baru atau file lama yang dimodifikasi) yang kita update di sisi server, sementara file-file yang memiliki ukuran sama akan diabaikan. Dengan demikian, proses backup lebih bersifat selektif ketimbang backup manual yang biasanya kita lakukan.


Sumber gambar:

  1. http://www.ebswift.com/Wiki/images/NetDrive.png
  2. http://w3net.eu/wp-content/uploads/2006/08/SyncToy.png

  1. achedy says:

    Kalau databasenya di sinkronisasi lewat apa bos ?

  2. Karena saya ada akses ke root server, jadinya pake MySQL replication. Tapi jika gak ada akses ke root, ya mau nggak mau harus rajin download/export dari wordpress ke pc lokal dari dashboardnya 😀

  3. xLaM says:

    Matur tengkuy Pak. Saya mau coba. Kalau saya sebelumnya pakai software Dsyncrhonize mapping drive komputer yang akan disamakan. Berhubung ada beberapa client yang sharing drive tidak bisa di akses jika menggunakan password, maka saya perlu coba cara ini.

  4. salam,

    Tulisan ini menarik sekali, dan kebetulan saya sekarang sedang membuat sistem berbasis online dan desktop.

    saya menggunakan 2 database lokal dan online. Saya sudah mencoba menggunakan Tools 2 Syncronisasi untuk sinkronisasi 2 database tersebut.

    Tapi kendalanya aplikasi tidak diijinkan karena Port 3036 di tutup.

    Nah kira 2 ada gak solusi untuk sinkronisasi tanpa melalui port 3036.

    terima kasih

  5. nanang says:

    Bos apa tidak ada fasilitas dari PHP untuk sinkronisasi database mysql

  6. ketut says:

    Salam, kayaknya artikel ini menarik, saya pernah buat sinkronisasi dari database online dengan database lokal di pc saya dengan menggunakan database Mysql. Saya pake aplikasi NAVICAT., jadi tidak perlu susah susah buat replication di mysql. Disana terdapat tools untuk siknkronisasi yang bisa diset dengan menggunakan schedule. jadi cara kerjanya aplikasi akan melakukan sikronisasi sesuai dengan waktu yang telah diset pada schedule time nya.

    demikian mudah – mudahan dapat membantu

  7. nanang says:

    Bos ketut, NAVICAT itu u/ sync struktur databasenya aja ato sekalian data-datanya……
    misal Jika kita punya 2 database dng struktur yg sama sedang datanya berbeda apakah juga bisa (sinkronisasi 2 arah, tanpa menghapus data yg ada disalahsatu database)?

  8. ketut says:

    Bos Nanang, bisa kok dengan struktur database yang sama dengan data yang beda..saya sudah pernah coba itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site