I Will Not Illegally Download This Movie.

August 30, 2007 · Posted in Uncategorized · 3 Comments 

Sebuah nasihat “pendek” dari Bart Simpson. Berlakukah buat orang-orang Indonesia??? :-D

I almost saw a terrible accident in MRT Station

August 30, 2007 · Posted in Uncategorized · 1 Comment 

Dua hari yang lalu, di sore hari, bareng sama istri kita naik MRT dari Queenstown mau balik ke Boon Lay. As usual, kita selalu cari di pintu ke empat dari ujung barat, biar nanti pas sampai boon lay deket sama eskalator turun.

Begitu MRT tiba, pintu kebuka, suasana lumayan penuh. Ada beberapa orang yang pingin keluar, tapi berhubung di tengah2 pintu ada yang bawa stroller bayi, jadinya agak ribet sedikit. Kebetulan baru ada dua siswi secondary (semacam SMP lah kalau di Indo), yang baru ngobrol rame. Melihat ada yang mau keluar, salah satu siswi tadi bergeser mundur dikit. Tapi mungkin karena sibuk nggosip ngobrol, dia tidak gitu memperhatikan jalan. Mundur dikit, dan kemudian tiba-tiba kaki kanannya terperosok ke dalam gap antara platform dan MRT. Dia cuma teriak sebentar, abis itu mungkin karena shock, dia terdiam sambil meringis.

Agak heran juga, gap yang sebenarnya nggak terlalu besar bisa kemasukan kakinya, sementara dia sendiri menurutku agak bongsor badannya. Nah, tragedi hampir saja terjadi, nampaknya masinis gak terlalu perhatian dengan kejadian yang sedang terjadi. Tiba-tiba terdengar suara peringatan pintu mau ditutup. Alhamdulillah, karena kebetulan kita posisinya deket dengan masinis MRTnya, aku langsung lari. Habis itu, ngetuk jendelanya pak masinis, tapi ternyata tidak sekali, karena masinisnya baru dengerin MP3 nampaknya. Kuketuk yang kedua lebih keras lagi, baru dia noleh. Aku bilang, “someone is trapped on the gap …“. Alhamdulillah, pintu gak jadi ditutup, dan MRTnya gak jadi jalan.

Tapi yang bikin gemes, bukannya kemudian ngliatin kondisi korban, si masinis MRT malah bilang “Sorry…sorry…” beberapa kali, loh apa hubungannya sorry-sorry sama kejadian tadi. Ya gak nyambung.

Untunglah saat itu ada beberapa yang menolong. Wah, hampir saja kita menyaksikan kejadian memilukan, seandainya pintu tetap tertutup dan MRTnya terus jalan.

Suasana gundah gulana? Ala kulli haal, alhamdulillah

August 27, 2007 · Posted in Uncategorized · 3 Comments 

Salah perhitungan, dikirain 16 hari, eh ternyata 6 hari. Kemarin subscribe buat tools Internet, 16 hari pertama gratis, habis itu bayar. Karena ada kata-kata FREE, pokoknya cobain aja. Lha dalah, tadi di emailku tiba-tiba nongol, terima kasih karena sudah menggunakan produk kami. Alamak…account paypalku kena charge :-( huwaa… no..no..

Dasar gak perhatian, setelah dicermati ulang, bukan 16 hari, tapi cuma 6 hari. Pelajaran berharga nih, untuk membaca ulang agreement secara hati-hati, tidak waton klak-klik saja, kalau udah gini penyesalan tiada guna.

Ya sudahlah, diambil hikmahnya saja, lain kali kalau mau ngeclick sesuatu yang ada hubungannya dengan bayar berbayar, harap dibaca cermat. Taruh notes kapan due-date nya di Kertas, PDA, dan tempat-tempat yang sering dijangkau.

Anggap saja beramal kebaikan sebelum Ramadhan :-D
Semoga pengalaman ini betul-betul menjadi guru yang berharga. ‘Ala kulli haal, Alhamdulillah. Apa pun yang terjadi, harus senantiasa bersyukur.

VMWare converter

August 27, 2007 · Posted in Uncategorized · 4 Comments 

Punya sistem Windows yang lama, pingin diformat ulang, tapi pingin berjaga-jaga? Tidak saja data, tapi juga sistemnya? Impor saja PC kita ke VMWare.

VMware memang selalu menarik untuk dibahas. Kali ini kita membahas bagaimana mengimpor PC kita menjadi image VMware, sehingga PC kita pun bisa dijalanin secara virtual.

Bukanlah hal yang sulit untuk membuat Image PC kita, cukup download VMware converter yang berukuran 25.6 MB di sini. Sayangnya baru bisa untuk mengkonversi mesin Windows saja, mesin yang linux setahuku belum bisa dikonversi menjadi image dari VMware. Setelah diinstall tinggal buka saja softwarenya. Pilih menu Import Machine, kemudian sebuah wizard akan muncul dan memandu kita melakukan prosesnya.

As usual, karena ada di bawah windows, pilihannya ya otomatis Next-Next

Kita pilih yang Physical computer, jika kita pingin Impor dari Virtual Machine lain seperti Microsoft Virtual PC, dll kita dapat memilih yang ketiga. Atau jika anda punya duit banyak buat beli ESX Server, bisa lah pake image mereka. (catt: dengan ESX server, semua sistem operasi akan berjalan di atas dia, berbeda dengan VMware Server/Workstation/Player, yang kesemuanya berjalan di atas OS host seperti Windows dan Linux).

Jika ingin image VMwarenya nanti bootable, tentu saja partisi aktif (dan system) harus dipilih juga untuk diambil imagenya.

Jika mesin yang kita ambil imagenya ini hendak dikirim ke VMware ESX tentu pilih yang atas, kalau saya sih karena punyanya cuma yang versi gratisan, pilih yang bawah saja.

Silakan tentukan lokasi backup. Kebetulan saya pake lokasi network alias pake fileserver buat nampung file image nantinya. Kalau sudah silakan lengkapi beberapa opsi yang ada. Jika semua proses berjalan lancar, tampilan utama VMware converter akan nampak seperti di bawah.

Akan terlihat progress sudah sejauh mana proses backup PC kita ke image VMware. Kalau semua sudah 100% cimpleted, silakan jalankan PC kita di engine VMwarenya, seperti VMware Player, atau Workstation, atau yang Server.

Benar-benar menyenangkan :-)

Norton Antivirus baru kampanye negatif VMware?

August 27, 2007 · Posted in Uncategorized · 1 Comment 

Si norton lagi kurang kerjaan. Semua downloadanku yang berkaitan vmware selalu disikat abis. Hueran bener, masak downloadan dari VMware selalu dibilang virus.

Snapshot di bawah ini betul-betul memperlihatkan betapa kejamnya Norton Antivirus sama VMware.

Nama W32.Licium adalah nama worm yang disematkan oleh Norton kepada VMWare. Aje gile, program yang dipake berkali-kali tanpa masalah dianggap worm oleh norton.

Adakah ini kesalahan Norton kembali? Kenapa Norton sekali lagi bikin ulah, apakah tidak puas dengan kejadian blue screen nya di windows versi Cina beberapa waktu yang lalu? Ataukah ini kampanye negatif norton terhadap VMware? Bukannya mereka bersaing di ranah yang berbeda….

Sabotasi kali ya …

Misi Negara? NII-kah?

August 25, 2007 · Posted in Uncategorized · 74 Comments 

Kemarin setelah di detik ada berita pelaku penculikan tertangkap, dan kebetulan aktivis Islam. Saya langsung ngomong sama istri, “Wah kemungkinan besar ini penculiknya pasti di NII

Kebetulan saya dulu punya kenalan mantan aktivis NII (alias eN Sebelas). Seperti yang telah banyak diungkap di media massa, atau pun di milis-milis. Mereka memang akan berupaya segala cara untuk mendapatkan uang, mulai dari menjual barang-barang mereka sendiri, berbihong kepada orang tua, mencuri uang teman, atau mungkin seperti modus terbaru, yakni penculikan.

Entah doktrin apa yang dipasang di kepala mereka, tapi yang jelas masalah uang ini selalu menjadi masalah mendasar. Ada kakak teman yang saat itu hampir mengikuti NII, tapi dia tidak mau diminta berbai’at, akhirnya saat itu “cuma” dipukuli.

Ketika kenalan saya tadi keluar dari NII, dia pun diancam dibunuh. Tapi Alhamdulillah, pada kenyataannya mereka memang tidak pernah melaksanakan ancaman itu. Hanya saja ancamannya benar-benar mengganggu.

Nah kebetulan di detik hari ini (Sabtu 25 Agustus 2007), juga dimuat tentang misi negara. Dugaan saya kalau mereka aktif di NII pun semakin kuat. Karena mereka mencoba mencari cara yang instan untuk mencari uang yang mungkin dalam rangka “menguatkan” negara mereka.

Kasihan sekali mereka yang telah menculik Raisyah, mereka dibodohi oleh “atasan” mereka. Sesungguhnya ba’iat mereka di NII bisa dibatalkan saja, karena mereka berbai’at kepada sesuatu yang batil. Bukannya kebaikan yang didapat, justru malah menjadi pelaku kejahatan.

Semoga pelakunya (Yogi dkk) menjadi tersadar, bahwa kejahatan itu jelas nampak di hadapan mereka.

Menjelang ramadhan, udah persiapan belum?

August 23, 2007 · Posted in Uncategorized · 28 Comments 

Tulisan ini juga dikirimkan untuk diterbitkan di buletinnya KUNTUM INDONESIA.

Dari Abu Abdurrahman, Abdullah bin Umar bin Khottob radiallahuanhuma dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Islam dibangun diatas lima perkara; Bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah dan bahwa nabi Muhammad utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan puasa Ramadhan. (Riwayat Tirmizi dan Muslim)

Tak terasa, kurang dari satu bulan lagi, kita akan kembali berjumpa dengan bulan Ramadhan yang mulia. Sudahkah saudaraku mempersiapkan segala sesuatunya? Ada sebuah penggalan nasyid yang cukup menggelitik …

Menjelang berbuka, duduk di depan meja, menatap makanan yang tersedia
Kolang-kaling, kolak pisang, es buah, begitu banyak lauk lainnya
Pintu diketuk disangka bunyi beduk, makanan langsung aja diseruduk
Perut pun kembung, pikiran melembung, waktu sholat roka’at lupa hitung

Alih-alih mendapatkan manfaat Ramadhan yang salah satunya untuk menyehatkan fisik kita, justru Ramadhan malah semakin meningkatkan kadar lemak di tubuh kita. Untuk itu, agar ibadah di bulan Ramadhan kita bermanfaat, paling tidak ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan.

Yang pertama adalah persiapan Iman. Bulan Ramadhan sudah semestinya bulan untuk beramal, dan Iman adalah ibarat energi yang menggerakkan ibadah kita di bulan Ramadhan. Seperti halnya olimpiade, semestinya para atlet latihan olah raganya jauh-jauh hari sebelum Olimpiade berlangsung, begitu pula dengan ibadah Ramadhan. Jangan ”latihan bertempurnya” justru saat bulan Ramadhan. Sudah pasti kita akan kalah kan?

Yang kedua adalah persiapan fisik. Sebelum ”puasa beneran”, kita latihan puasa dahulu. Rasulullah SAW membiasakan diri beliau unuk banyak berpuasa sebelum bulan Ramadhan. Sehingga ketika memasuki Ramadhan, puasanya menjadi puasa yang terbaik. Kalau kita baru latihan ”puasa beneran” saat awal Ramadhan, bisa-bisa Ramadhan berakhir dengan ”puasa beneran” yang baru akan didapat. Rugi satu bulan kan ? :-(

Yang ketiga adalah persiapan ilmu. Mau bermain sepak bola, tapi nggak tahu peraturannya? Bukan kiper tapi kerjaannya menangkap bola dengan tangan. Sudah pasti wasit akan menyempritnya kan? Pun, puasa demikianlah halnya. Jangan-jangan kita puasanya nggak benar. Hadirilah kajian/pengajian yang membahas tentang fiqh puasa, amalan-amalan di bulan Ramadhan dan lain sebagainya. Sehingga puasa dan amal kita menjadi amalan yang baik dan benar.

Yang terakhir adalah persiapan biaya. Kenapa dengan biaya? Apakah kita akan banyak mempersiapkannya untuk membeli buka puasa? Tentu tidak, Ramadhan adalah saat yang tepat untuk berbagi. Allah SWT telah berjanji untuk melipatgandakan seluruh Infaq dan shadaqah kita di bulan Ramadhan ini. Dan jangan lupa untuk membayar zakat fitrah kita nanti. Agar puasa kita tidak ”digantung” :)

Mumpung belum terlambat, mari kita persiapkan kembali bekal kita untuk Ramadhan kita kali ini. Siapa tahu ini akan menjadi Ramadhan terakhir kita.

Tentang “Juma’tan” di Singapura

August 17, 2007 · Posted in Uncategorized · 2 Comments 

Tulisan ini merupakan tulisan lama sekali yang tertunda, baru sempat ketulis sekarang.

Sebenarnya tidak ada perbedaan yang banyak antara sholat Jum’at di Singapura dengan sholat Jum’at di Indonesia. Mungkin yang paling kentara di sini, sebagian besar masjid adzan dua kali, tidak seperti di Indonesia yang campuran, dimana sebagian adzan hanya sekali, sementara yang ada juga yang adzan dua kali.

Untuk melaksanakan sholat Jum’at di Singapura bukanlah perakara yang sulit, kecuali bagi mereka yang tinggal di daerah West (seperti saya), banyak Masjid yang bertebaran di seantero Singapura. Kemanapun kita pergi (terutama di daerah city), insya Alloh Masjid bukan kendala berarti. Walaupun tentu saja tidak seperti di Indonesia yang bisa ditemukan dengan mudah setiap sekian ratus meter sekali.

Masjid-masjid di Singapura banyak yang menawarkan makan siang bagi para Jama’ahnya, hal ini bisa dimaklumi karena istirahat siang yang mulai jam 1 sampai dengan jam 2 tidaklah ditambah karena hari Jum’at. Sehingga banyak pegawai kantoran yang kemudian makan siang di Masjid. Karena mereka tentu saja tidak sempat lagi untuk mencari makan siang di luar.

Satu hal yang paling kusukai dari masjid-masjid di Singapura adalah, baik pentadbir masjid (takmirnya) maupun para jama’ah di sini, sudah membiasakan diri dengan shaf yang lurus dan rapat. Tidak seperti di Indonesia, yang banyak sekali jama’ah kadang membawa sajadah besar, yang sering mengakibatkan shafnya tidak bisa rapat, perkara merapatkan shaf adalah merupakan hal yang jamak dan lumrah di sini. Hampir sebagian besar sholat jama’ah (terutama Jum’at yang kulihat di sini), para jama’ahnya langsung merapatkan shafnya.

Mengingat salah satu kesempurnaan sholat berjama’ah adalah lurus dan rapat, maka di awal sholat tidak henti-hentinya imam mengingatkan jama’ah untuk merapatkan shaf makmumnya. Di Indonesia sebenarnya juga sudah dilakukan, akan tetapi biasanya (at least sampai saya meninggalkan Indonesia) jama’ahnya pada suka ngeyel, disuruh merapatkan tetap saja tidak mau rapat. Hal yang lazim ditemui, ada sholat berjama’ah shafnya tidak bisa rapat. Pasti ada saja yang bolong-bolong. Hanya di beberapa masjid saja, seperti masjid-masjid di sekitar kampus yang bisa merapatkan shaf dengan baik. Lain itu biasanya tidak.

Semestinya kaum muslim di Indonesia memperhatikan hal yang kelihatannya kecil ini. Karena sholat berjama’ah yang dilakukan tidak akan sempurna kecuali dengan lurus dan rapatnya shaf ini.

Sesungguhnya Allah mencintai orang yang berjuang di jalanNya dengan bershaf-shaf laksana bangunan yang kokoh.

Well, kokohnya bangunan Islam ini setidaknya bisa kita lihat dari “kokohnya” sholatnya. Jika bolong-bolong, tidak rapat, tentu bangunan itu akan mudah lapuk dan roboh.

Menyampaikan dengan cara yang indah ….

August 15, 2007 · Posted in Uncategorized · 4 Comments 

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya

Terus terang, walaupun sering ngeblog, tapi aku bukanlah blogger yang rajin berkunjung, alis blog walking. Hanya beberapa blog saja yang aku kunjungi, tapi kemarin aku benar-benar “ketanggor” sama blognya mbah Dipo. Biasanya kalau membaca blog sambil lalu saja, tidak kemudian diresapi dengan mendalam. Intinya just for fun lah.

Tapi, membaca blognya mbah Dipo, benar-benar membuatku terkagum. Sebagai orang Jawa, yang juga tidak lepas dari filosofi Jawa, blog mbah Dipo benar-benar mampu memberikan nasihat tanpa menggurui dan membego-begokan orang lain apalagi sampai menganjing-anjingkan.

Pitutur sebagaimana alamat webnya, benar-benar memberikan pitutur (nasehat/ungkapan) yang benar-benar sejuk dalam bahasa yang sederhana, namun memberikan kedalaman makna. Jika menarik kembali ke belakang ketika Nabi menyampaikan dakwahnya, tidak ada kata-kata kasar dan keras yang muncul dari beliau, yang ada adalah kelembutan dan kesabaran. Bahkan hal ini pun telah diungkapkan dengan jelas dalam Alquran di surat Ali Imran 159 seperti yang kutulis di preambule tulisan ini.

Layaknya seorang simbah dengan asam-garam perjuangan, mbah Dipo merangkai kata demi kata yang menyederhanakan permasalahan yang boleh jadi rumit dan kompleks. Sehingga kata-kata itu menjadi mudah difahami oleh “anak-cucunya”, meski demikian beratnya isi dari kata-kata itu tetaplah muncul. Ibarat kalau dalam Alquran, disebut sebagai Qoulan Tsaqiila yakni perkataan (yang sederhana tapi) berat.

Terkadang cara penyampaian yang kaku, tidak fleksibel, cenderung berkutat pada sanad dan matan (penting, tapi nggak cocok buat dikasih ke orang-orang dengan cara berfikir yang simple seperti saya ini … :-D ), menjadikan orang malah kemudian lari. Sebagai contoh, esensi dari Tauhid adalah mengesakan Alloh SWT, meniadakan sekutu. Ini yang pokok, bagi orang Islam, asal sudah bener-bener mentauhidkan Alloh SWT selesai, titik.

Tapi kemudian ada sebagian orang (misalnya: SAYA :-P ), kadang memaksakan bahwa setiap orang harus tahu apa itu Tauhid Uluhiyyah, apa itu Tauhid Rubbubiyah, apa itu Asma’ wa Shifat, lha kalau orang nggak suka nggak nyampe pikirannya dengan segala macam tetek bengek “ilmiah-ilmiah” itu, ya malah pergi. Persis dengan kita belajar tajwid, yang penting bisa mbaca Alquran dengan benar, kalau mad ya dibaca panjang, kalau idhar dibaca jelas, asal mbacanya bener sudah selamet. Tanpa harus memahami dan menghafalkan definisi apa itu idgham, apa itu iqlab, apa itu ikhfa’.

Lha jaman nabi dulu, para Sahabat (CMIIW, sampai saat ini saya belum pernah nemu hadits yang isinya Nabi berkata bahwa Tauhid itu dibagi jadi Uluhiyyah, Rubbubiyah, dan Asma’ wa Shifat dst…) juga nggak diajari definisi apa itu Uluhiyyah, apa itu Rubbubiyah, apa itu Asma’ wa Shifat, tapi mereka Tauhidnya paling beres di antara generasi lain. Karena mereka menjalankan Tauhid itu dengan benar yang sudah mencakup ketiga-tiganya. Titik.

Sekali lagi, saya perlu belajar lebih banyak dari mbah Dipo, untuk menuturkan Islam ini ke tengah masyarakat saya dengan cara sebaik-baiknya.

BackupPC, solusi backup via network

August 14, 2007 · Posted in Uncategorized · 6 Comments 

Ada banyak pilihan ketika kita hendak membackup PC kita, ada yang bersifat komersial, ada pula yang berbasis open source. Untuk yang berbasis komersial, pilihannya cukup banyak, ada yang menggunakan Veritas, Brightstor (ArcServe), ataupun Acronis. Yang berbasis open source pun juga banyak, nah kali ini yang saya bahas adalah BackupPC yang saya install di Ubuntu Feisty saya.

BackupPC ini sangat bermanfaat bagi sistem backup untuk komputer-komputer yang terhubung dalam LAN. Tidak perlu install software di sisi client, cukup setting beberapa hal di client, kemudian segala sesuatunya disetup di server, maka proses backup bisa kita lakukan dengan mudah, dan yang paling penting dari sistem backup adalah penjadwalan. Nah BackupPC memberikan semua solusi ini.

Berikut cara install di Ubuntu Feisty saya, pastikan sudah login sebagai root dengan mengetik sudo su

root@backuppc:~#apt-get update
root@backuppc:~#apt-get install backuppc
.
. ada beberapa tampilan muncul di sini
.

Kita ganti password default dari backuppc dengan perintah di bawah ini:

root@backuppc:~#htpasswd /etc/backuppc/htpasswd backuppc

Edit /etc/apt/sources.list untuk menambahkan beberapa paket yang dibutuhkan dari gutsy repository. Karena saya di Singapura, maka saya tambahkan line di bawah ini:

deb http://sg.archive.ubuntu.com/ubuntu/ gutsy main restricted

Jalankan kembali perintah seperti di bawah ini untuk mengupgrade paket backuppc

root@backuppc:~#apt-get update
root@backuppc:~#apt-get install backuppc

BackupPC telah terinstall dengan baik. Sekarang kita dapat mengakses server ini dengan memanggilnya melalui browser Firefox kita, http://alamat-ip-kita/backuppc. Masukkan username backuppc dan password yang telah kita set sebelumnya.

Langkah penting berikutnya adalah menshare folder Windows yang hendak kita backup, jika kita hendak membackup data di Windows (karena toh sebagian besar client sampai saat ini masih pakai Windows). Berikan nama yang diakhiri tanda $, untuk menyembunyikan shared folder ini dari pengguna biasa. Misal php$.


Masukkan di Menu Edit Hosts, nama komputer yang hendak kita backup (nama ini bisa dilihat di My Computer – (right click) Properties – Computer Name tab.

Langkah selanjutnya adalah menambahkan konfigurasi per PC yang kita backup. Di menu sebelah kiri atas, pilih hosts yang hendak kita edit.

Berikan folder yang hendak kita backup, sekaligus username dan password untuk mengaksesnya. Setelah kita save, kita bisa memilih link nama_PC_AndaHome dan kemudian klik Full backup untuk melakukan backup pertama kali. Setelah proses berakhir, kita dapat mengaksesnya melalui link Browse backups.

Happy backing up your system !

Technorati Tags: , ,

Next Page »