Archive for August 2007

I Will Not Illegally Download This Movie.

Sebuah nasihat “pendek” dari Bart Simpson. Berlakukah buat orang-orang Indonesia??? 😀

I almost saw a terrible accident in MRT Station

Dua hari yang lalu, di sore hari, bareng sama istri kita naik MRT dari Queenstown mau balik ke Boon Lay. As usual, kita selalu cari di pintu ke empat dari ujung barat, biar nanti pas sampai boon lay deket sama eskalator turun.

Begitu MRT tiba, pintu kebuka, suasana lumayan penuh. Ada beberapa orang yang pingin keluar, tapi berhubung di tengah2 pintu ada yang bawa stroller bayi, jadinya agak ribet sedikit. Kebetulan baru ada dua siswi secondary (semacam SMP lah kalau di Indo), yang baru ngobrol rame. Melihat ada yang mau keluar, salah satu siswi tadi bergeser mundur dikit. Tapi mungkin karena sibuk nggosip ngobrol, dia tidak gitu memperhatikan jalan. Mundur dikit, dan kemudian tiba-tiba kaki kanannya terperosok ke dalam gap antara platform dan MRT. Dia cuma teriak sebentar, abis itu mungkin karena shock, dia terdiam sambil meringis.

Agak heran juga, gap yang sebenarnya nggak terlalu besar bisa kemasukan kakinya, sementara dia sendiri menurutku agak bongsor badannya. Nah, tragedi hampir saja terjadi, nampaknya masinis gak terlalu perhatian dengan kejadian yang sedang terjadi. Tiba-tiba terdengar suara peringatan pintu mau ditutup. Alhamdulillah, karena kebetulan kita posisinya deket dengan masinis MRTnya, aku langsung lari. Habis itu, ngetuk jendelanya pak masinis, tapi ternyata tidak sekali, karena masinisnya baru dengerin MP3 nampaknya. Kuketuk yang kedua lebih keras lagi, baru dia noleh. Aku bilang, “someone is trapped on the gap …“. Alhamdulillah, pintu gak jadi ditutup, dan MRTnya gak jadi jalan.

Tapi yang bikin gemes, bukannya kemudian ngliatin kondisi korban, si masinis MRT malah bilang “Sorry…sorry…” beberapa kali, loh apa hubungannya sorry-sorry sama kejadian tadi. Ya gak nyambung.

Untunglah saat itu ada beberapa yang menolong. Wah, hampir saja kita menyaksikan kejadian memilukan, seandainya pintu tetap tertutup dan MRTnya terus jalan.

Suasana gundah gulana? Ala kulli haal, alhamdulillah

Salah perhitungan, dikirain 16 hari, eh ternyata 6 hari. Kemarin subscribe buat tools Internet, 16 hari pertama gratis, habis itu bayar. Karena ada kata-kata FREE, pokoknya cobain aja. Lha dalah, tadi di emailku tiba-tiba nongol, terima kasih karena sudah menggunakan produk kami. Alamak…account paypalku kena charge :-( huwaa… no..no..

Dasar gak perhatian, setelah dicermati ulang, bukan 16 hari, tapi cuma 6 hari. Pelajaran berharga nih, untuk membaca ulang agreement secara hati-hati, tidak waton klak-klik saja, kalau udah gini penyesalan tiada guna.

Ya sudahlah, diambil hikmahnya saja, lain kali kalau mau ngeclick sesuatu yang ada hubungannya dengan bayar berbayar, harap dibaca cermat. Taruh notes kapan due-date nya di Kertas, PDA, dan tempat-tempat yang sering dijangkau.

Anggap saja beramal kebaikan sebelum Ramadhan 😀
Semoga pengalaman ini betul-betul menjadi guru yang berharga. ‘Ala kulli haal, Alhamdulillah. Apa pun yang terjadi, harus senantiasa bersyukur.

VMWare converter

Punya sistem Windows yang lama, pingin diformat ulang, tapi pingin berjaga-jaga? Tidak saja data, tapi juga sistemnya? Impor saja PC kita ke VMWare.

VMware memang selalu menarik untuk dibahas. Kali ini kita membahas bagaimana mengimpor PC kita menjadi image VMware, sehingga PC kita pun bisa dijalanin secara virtual.

Bukanlah hal yang sulit untuk membuat Image PC kita, cukup download VMware converter yang berukuran 25.6 MB di sini. Sayangnya baru bisa untuk mengkonversi mesin Windows saja, mesin yang linux setahuku belum bisa dikonversi menjadi image dari VMware. Setelah diinstall tinggal buka saja softwarenya. Pilih menu Import Machine, kemudian sebuah wizard akan muncul dan memandu kita melakukan prosesnya.

As usual, karena ada di bawah windows, pilihannya ya otomatis Next-Next

Kita pilih yang Physical computer, jika kita pingin Impor dari Virtual Machine lain seperti Microsoft Virtual PC, dll kita dapat memilih yang ketiga. Atau jika anda punya duit banyak buat beli ESX Server, bisa lah pake image mereka. (catt: dengan ESX server, semua sistem operasi akan berjalan di atas dia, berbeda dengan VMware Server/Workstation/Player, yang kesemuanya berjalan di atas OS host seperti Windows dan Linux).

Jika ingin image VMwarenya nanti bootable, tentu saja partisi aktif (dan system) harus dipilih juga untuk diambil imagenya.

Jika mesin yang kita ambil imagenya ini hendak dikirim ke VMware ESX tentu pilih yang atas, kalau saya sih karena punyanya cuma yang versi gratisan, pilih yang bawah saja.

Silakan tentukan lokasi backup. Kebetulan saya pake lokasi network alias pake fileserver buat nampung file image nantinya. Kalau sudah silakan lengkapi beberapa opsi yang ada. Jika semua proses berjalan lancar, tampilan utama VMware converter akan nampak seperti di bawah.

Akan terlihat progress sudah sejauh mana proses backup PC kita ke image VMware. Kalau semua sudah 100% cimpleted, silakan jalankan PC kita di engine VMwarenya, seperti VMware Player, atau Workstation, atau yang Server.

Benar-benar menyenangkan :-)

Norton Antivirus baru kampanye negatif VMware?

Si norton lagi kurang kerjaan. Semua downloadanku yang berkaitan vmware selalu disikat abis. Hueran bener, masak downloadan dari VMware selalu dibilang virus.

Snapshot di bawah ini betul-betul memperlihatkan betapa kejamnya Norton Antivirus sama VMware.

Nama W32.Licium adalah nama worm yang disematkan oleh Norton kepada VMWare. Aje gile, program yang dipake berkali-kali tanpa masalah dianggap worm oleh norton.

Adakah ini kesalahan Norton kembali? Kenapa Norton sekali lagi bikin ulah, apakah tidak puas dengan kejadian blue screen nya di windows versi Cina beberapa waktu yang lalu? Ataukah ini kampanye negatif norton terhadap VMware? Bukannya mereka bersaing di ranah yang berbeda….

Sabotasi kali ya …

Misi Negara? NII-kah?

Kemarin setelah di detik ada berita pelaku penculikan tertangkap, dan kebetulan aktivis Islam. Saya langsung ngomong sama istri, “Wah kemungkinan besar ini penculiknya pasti di NII

Kebetulan saya dulu punya kenalan mantan aktivis NII (alias eN Sebelas). Seperti yang telah banyak diungkap di media massa, atau pun di milis-milis. Mereka memang akan berupaya segala cara untuk mendapatkan uang, mulai dari menjual barang-barang mereka sendiri, berbihong kepada orang tua, mencuri uang teman, atau mungkin seperti modus terbaru, yakni penculikan.

Entah doktrin apa yang dipasang di kepala mereka, tapi yang jelas masalah uang ini selalu menjadi masalah mendasar. Ada kakak teman yang saat itu hampir mengikuti NII, tapi dia tidak mau diminta berbai’at, akhirnya saat itu “cuma” dipukuli.

Ketika kenalan saya tadi keluar dari NII, dia pun diancam dibunuh. Tapi Alhamdulillah, pada kenyataannya mereka memang tidak pernah melaksanakan ancaman itu. Hanya saja ancamannya benar-benar mengganggu.

Nah kebetulan di detik hari ini (Sabtu 25 Agustus 2007), juga dimuat tentang misi negara. Dugaan saya kalau mereka aktif di NII pun semakin kuat. Karena mereka mencoba mencari cara yang instan untuk mencari uang yang mungkin dalam rangka “menguatkan” negara mereka.

Kasihan sekali mereka yang telah menculik Raisyah, mereka dibodohi oleh “atasan” mereka. Sesungguhnya ba’iat mereka di NII bisa dibatalkan saja, karena mereka berbai’at kepada sesuatu yang batil. Bukannya kebaikan yang didapat, justru malah menjadi pelaku kejahatan.

Semoga pelakunya (Yogi dkk) menjadi tersadar, bahwa kejahatan itu jelas nampak di hadapan mereka.

Switch to our mobile site