Thoughts Dalam sebuah perjalanan, selalu ada kisah, catatan, dan pikiran

Disclaimer Komentar

Segala komentar, pingback, dan trackback yang bukan dilakukan oleh saya (Andri Setiawan) adalah tanggung jawab masing-masing penulis aslinya.

Where Am I?

Berlangganan

Isikan email anda:

 Langganan di sini

Add to Google Reader or Homepage

Subscribe in Bloglines

Google Friend

Afiliasi








Tentang Saya

Mukhammad Andri Setiawan, just an ordinary man, trying to get better on everyday of his life

Disclaimer

Jika berminat KOPAS (copy paste) dari apa yang saya tulis di sini, dipersilakan. Yang penting sebutin sumbernya. Biar tidak disebut sebagai pembajak, at least hargai penulis awalnya.

Page Rank

Page Rank Tool

Pembaca



Arsip

My Tweet

    • Menulis yang bermanfaat, sekecil apapun tulisan itu

      Dalam dunia blogosphere, biasanya pekerjaan yang dilakukan oleh para pemula adalah promosi blognya kesana kemari, entah dengan berbagai macam jalan, mulai promosi lewat status Yahoo Messenger, atau ikutan Blog aggregator, mendaftarkan diri melalui URL submission biar bisa segera diindeks oleh Google, atau tukaran banner link terutama ke blogger-blogger yang sudah terkenal dan punya page rank yang tinggi. Karena memang pada umumnya tabiat awal para blogger ini adalah agar sebanyak mungkin orang membaca blog-nya. Dengan demikian, akan semakin terkenallah dia.

      Akan tetapi, sebagaimana lazimnya dalam kehidupan kemanusiaan, umumnya para blogger akan kemudian menemui sifat semeleh kecuali bagi yang nggak normal. Sifat semeleh dalam terminologi Jawa adalah pasrah, tidak lagi ngotot, apalagi sadar blognya nggak ada yang ngelirik sama sekali, merasa sudah cukup diri dan seterusnya. Qona’ah kalau bahasa Arabnya kali ya.

      Saya pun mengalami fase-fase yang sama, sampai pada akhirnya setelah berkutat dengan blog sekian lama (meski dulu punya blog tapi nggak pernah diurusi), ada sebuah pelajaran yang berharga yang bisa dipetik. Ternyata, kunci agar blog kita tetap eksis dan dikunjungi oleh orang lain bukanlah dengan tebar trackback kesana kemari seperti kata kang Antobilang, pasang iklan di multiply biar semua orang tahu, pasang promosi di friendster, dan berbagai macam hal yang lainnya.

      Akan tetapi ternyata kunci dari kekuatan blog adalah justru dari isi tulisan yang kita buat. Tidak harus memiliki kualitas yang sangat tinggi bak novelis ataupun para budayawan, cukuplah tulisan itu memberikan kemanfaatan bagi orang lain. Tidak harus banyak, dan tidak pula terlalu sedikit.

      Sebagai gambaran, di samping saya cantumkan hasil capture-an dari Google Analytics tentang website saya, ternyata sebagian besar trafik yang masuk ke blog ini bukanlah dari Referring Sites (yang lazim kita dapatkan dengan lempar trackback, promosi di aggregator, tukeran link dengan rekan sesama blogger), ataupun Direct Traffic (emang mana ada yang mau ngapalin alamat blog kita :-P apalagi jika alamatnya sulit dibaca). Justru trafik terbesar yang masuk ke blog ini adalah trafik yang berasal dari mesin pencari. Berdasarkan dari Alexa, perilaku orang Indonesia dalam berinternet yang pertama kali mereka buka adalah Yahoo! (kemungkinan besar Yahoo Mail), kemudian membuka friendster, dan yang berikutnya searching di Google. Sesuai dengan fakta yang ada, blog saya lebih banyak dikunjungi oleh orang yang datang karena melakukan pencarian akan sesuatu, dan kemudian nyasar ke tempat ini.

      Secara sadar bahwa blog saya ini bukanlah termasuk blog seleb (yang apapun dan sesedikit apapun isinya pasti komentarnya mencapai puluhan/ratusan), maka terus terang dengan informasi trafik dari Google, ketahuan lah bahwa orang berkunjung ke blog saya bukanlah karena mereka teman baik saya yang senantiasa bersilaturrahim dengan saya dengan cara mengunjungi blog ini, tapi mereka adalah orang yang memang butuh informasi dan akhirnya kesasar sampailah ke blog ini. So, buatlah tulisan-tulisan kita agar menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain.

      Prinsipnya kan jelas,  khoirunnaassi anfa’ahum linnaass Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya.

      ;-)

      Kamis, 24 Mei 2007
      Singapura, di suatu tempat di dekat ruang server yang sedingin es …

      Technorati Tags: , , ,

      Published on May 24, 2007 · Filed under: Uncategorized;
      9 Comments

    9 Responses to “Menulis yang bermanfaat, sekecil apapun tulisan itu”

    1. Kelihatannya saya juga termasuk yang semeleh itu cak. Benar yang sampeyan ceritakan, pada satu titik kit akan menemukan bahwa yang paling penting dari yang penting2 itu adalah kemanfaatan.

      Eh, ana Singapura usum apa cak ?

    2. tebar trekbek si boleh2 saja…tapi syaratnya kudu nyambung, ga maksain…

      good post!

    3. @achedy: usum opo yo? gak ada yang main layangan je di ini :-D , paling bentar lagi Communic Asia, soalnya aku dah dapet tiketnya nih (he..he..dapet priviledge gitu loh) ..

      Singapura everyday is to work and to pay the bill ..ha..ha..

      @antobilang: sepakt deh … ;-)

    4. *lirik G-analytics dulu*

      80,53% dari search engine, 13,80% dari referring sites, 5,67% direct.
      Lha, gedean mas Andri trafik ‘langsung’nya. Lebih seleb nih hihihi…

      Awalnya rajin ‘promosi’ juga. Tebar komentar, blogwalking ninggalin sapaan di shoutbox. Lama-lama capek sendiri. Ya sudahlah. YM aja. Itu juga jarang-jarang. Kalo lagi ngangkat topik ‘hot’ (semacam kampanye) aja :D

      Content is the king! Yay! :D

    5. eh, tukeran link dong mas ama mampir2 dong n jangan lupa komentar2 ya kalo pas blogwalking ;)

    6. @Dhika : ngeceee ki …. :-P (eh ngece bahasa indonesianya apa ya? :-D )

    7. Ngece = ngeledek, mas :D

    8. @Lita: oh iya, makasih bu’. Aneh aku nih, saking nJawani jadi nggak ngerti bahasa Indonesianya ;-)

    9. btw, aku agak heran ama google analytics. Yang komen di blogku banyak, tapi google cuma mencatat 2. Aneh.. Aku masih lebih percaya ama awstat :)

    Leave a Reply