Archive for April 2007

Pernyataan Mundur dari Lomba meNgadutrafik 2007

Dengan ini, saya menyatakan mundur dari perlombaan meNgadutrafik 2007 dengan beberapa alasan sebagai berikut:

  1. Lomba meNgadutrafik 2007 hanya akan menambah sifat ujub bagi diri saya sendiri, dikarenakan jika berada di halaman pertama (beberapa waktu yang lalu sempat berada di halaman pertama), saya sudah merasakan bahwa rasa bangga dan ujub akan muncul, padahal ini adalah salah satu sifat akhlak tercela yang harus dijauhi oleh setiap mu’min (orang yang beriman)
  2. Sebuah situs menurut saya tidak dapat dinyatakan bermanfaat kecuali ada hal yang positif yang bisa dia berikan sebagai kontribusi konstruktif terhadap komunitas cyber yang ada sekarang ini, dan membuat sebuah website dengan hanya bertujuan Ngadutrafik bukanlah hal yang bermanfaat bagi orang lain, karena tidak ada informasi yang bisa diambil darinya (apakah kemudian yang pada bikin blog/website meNgadutrafik 2007 membuat secara detail informasi tentang SEOnya? )
  3. Lomba meNgadutrafik 2007 ini hanya akan semakin memperbanyak aksi “penipuan” website, yakni dimunculkannya website-website “palsu” yang tidak berguna demi meningkatkan backlink dari website, artinya apa yang nanti muncul di Mesin Pencari bukanlah dari sesuatu hal yang wajar, tapi jelas-jelas merupakan rekayasa demi “kepentingan sesaat”
  4. Biarlah sang mesin pencari memberikan penilaian dan menggali informasi dari yang benar dari sebuah situs dengan cara yang wajar, jika memang kita rajin berkontribusi terhadap konten dari website kita dan memberikan informasi seluas-luasnya, Insya Allah akan banyak orang yang datang dan menghadiri mengunjungi website kita
  5. WordPress sendiri telah memberhentikan dengan paksa beberapa blog yang didaftarkan di dalam sistemnya karena dianggap melanggar ToS, saya kira ini cukup memberikan “sedikit” informasi kepada kita, bahwa hal-hal seperti bukanlah sesuatu yang disukai sekian banyak orang, dan saya kira Matt selaku pemilik wordpress adalah orang yang cukup fair dan mampu memberikan penilaian yang cukup adil terhadap meNgadutrafik 2007 ini

Demikian surat pernyataan mundur dari Lomba meNgadutrafik 2007 ini saya buat dengan sesadar-sadarnya. Dengan ini saya menyatakan bertaubat dari meNgadutrafik 2007 dan kembali ruju’ dengan dunia blog yang seharusnya mengisi kontennya dengan hal-hal yang lebih bermanfaat. Semoga Alloh SWT mengampuni dosa-dosa kita semua. Amiin

Singapura, 29 April 2007

ttd

M. Andri Setiawan

ps: sebagai konsekuensinya, maka posting saya terdahulu tentang meNgadutrafik 2007 saya hapus 😉

Pengakuan

Cuma pengakuan pendek semata,

Saya, dengan ini mengaku, bahwa saya selama sekian hari tidak nge-Blog, karena terlalu banyak nonton film belajar buat persiapan ujian. dan juga malah sibuk bermain-main dengan Google Adsense (siapa sih yang menjebakku bermain-main dengan AdSense, bikin ketagihan aja ). Mohon maaf kepada para penggemar pembaca sekalian. Semoga anda semua tidak kapok untuk berkunjung ke blog ini.

Insya Alloh hutang-hutang saya tentang tutorial IT, diskusi “renyah” tentang Islam, dan berbagai macam topik lainnya akan saya penuhi setelah exam selesai.

Demikian pengakuan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Singapura, 28 April 2007.

ttd

M. Andri Setiawan

Belajar di NTU?

Beberapa kawan ada yang bertanya, “Ndri, gimana sih kuliah di NTU ? Susah nggak ?”.

Biasanya dengan tersenyum akan selalu aku jawab, “Nggak…nggak susah kok, cuman bikin pecas ndahe 😀 … “.

Yup, NTU dengan segala macam abbreviasi-nya, seperti kalau kata mas Bhro, yakni Nggawe Teler University, memang sebuah kampus yang hidup dengan suasana Singapura, tentu saja tidak lain suasana kompetisi. Coba bayangkan saja, demi memenangkan” exam, seorang sampai rela bawa bantal guling di lab atau library atau di tempat lain yang sekiranya nyaman untuk dipakai belajar, istilah kerennya orang sini Kiasu.

Di sini, memang sepertinya 1st honour class adalah sebuah maha dewa yang memang dikejar habis-habisan sampai ke ujung dunia. Sepertinya tidak ada kerelaan kalau seseorang tertinggal jauh dibandingkan dengan yang lain. Mau tidak mau, kehidupan seseorang akan terpengaruh lingkungan sekitar walau tetep aja ada yang ndableg dan sibuk-sibuk bermain DoTA, sebagaimana pepatah yang mengatakan bahwa manusia adalah anak lingkungannya, so mau tidak mau, kecil kemungkinan dia tidak akan terpengaruh suasana belajar di NTU ini. Akhirnya setiap hari selama satu bulan menjelang exam, kerjaannya hanya berkutat dengan Lecture Notes, buku, sama diskusi soal tahun-tahun sebelumnya, seakan-akan tidak memiliki dunia luar. Isi kepalanya cuma hafalan, terus latihan soal dan tidur di atas bantal yang dibawa tadi.

Sampai-sampai kakak ipar yang ada di Norway bilang, “Andri tuh udah belajarnya ga’ lama di Singapura, udah gitu gak bisa jalan-jalan pikinik kemana-mana lagi.” That’s true, terkadang kehidupan di NTU memang menjebak diri ini di lab, kalau pun mau muter-muter, paling banter cuma sampe East Coast, sejauh-jauhnya Singapura pun cuma 45km. Beda ama kakak ipar yang sekolah di Norway sana, yang kehidupannya jalan-jalan disambi belajar :-D.

Tapi tentu saja namanya pilihan hidup memang harus dijalani, setiap orang sudah memilih, hidup di NTU memang berat, tapi banyak hikmah yang bisa didapat karena pada akhirnya aku memilih untuk ngambil kuliah lagi di sini. Pertama, deket sama Indonesia, sehingga pas (alm) bapak wafat, bisa pulang dengan segera, coba saat itu aku jadi berangkat ke Belanda dan meng-abandon NTU, boleh jadi akan cukup berat, apalagi kan baru satu bulan kuliah. Kedua, di sini banyak saudara, jangan khawatir, persaudaraan muslim terutama dari Indonesia cukup kuat, sehingga tidak akan banyak kendala berarti bagi seorang muslim.

Kembali ke topik, belajar di NTU pada prinsipnya sama saja belajar ketika di Indonesia, hanya mungkin untuk memenuhi ekspektasi, boleh jadi memang harus sedikit ekstra usahanya. Setiap tempat ada karakternya sendiri-sendiri, dan inilah karakter NTU. Dan yakin, orang Indonesia gak kalah kok sama rekan-rekan dari negara lain.

So buat kawanku yang mau datang ke NTU tahun ini (atau tahun depan ya?), Welcome aboard !

Siap-siap bermigrasi

Setelah ditimbang-timbang, Insya Alloh blog ini akan dimigrasikan ke tempat yang insya Alloh lebih baik :)

So, sekarang mindahin data dulu ya … 😉

Kenapa ibu-ibu lebih suka Multiply ?

Pertanyaan yang biasa kulontarkan kepada istri, “Kenapa sih ibu-ibu lebih suka sama Multiply?” Bukan bermaksud menjelekkan menggosipkan tentang si multiply ini, karena om Jonru yang terkenal itu sudah menuliskan hal-hal yang baik banyak hal tentang multiply di sini.

Kembali ke persoalan, dari sedikit analisaku yang super ngawur sekali, ada beberapa faktor kenapa ibu-ibu lebih suka menuliskan blognya di multiply,

  1. Karena multiply bersifat jaringan pertemanan, dan seperti halnya kehidupan nyata para ibu-ibu yang suka ngrumpi berdiskusi, tentu multiply sangat cocok, apalagi kalau melihat daftar kawan-kawan istri yang ada di multiply, sering banget yang memperbincangkan kopdar alias kopi darat alias ketemuan beneran
  2. Ketika nulis blog, gak perlu susah payah, semua tulisan blognya akan langsung terpublikasi ke sekian banyak orang, tidak hanya yang berada di 1st tier (jaringan terdekat) dalam pertemanan multiply ini, bahkan orang yang tidak dalam daftar kontak, alias temannya teman atau 2nd tier (lapisan jaringan kedua), akan mendapat update pula, sehingga para ibu ini tidak perlu memikirkan tentang trafik, link exchange alias tukar menukar link, atau ikutan aggregator biar blog-nya dikenal orang banyak. Toh setiap selesai nulis, dijamin banyak orang langsung tahu, gak perlu susah-susah promosi, karena mailboxnya akan langsung terisi update blog dari jaringannya setiap waktu
  3. Ibu-ibu kan suka dengerin lagu sambil masak, nah di Multiply ini dijamin koleksi lagu-lagu lengkap, mulai nasyid, lagu daerah, lagu dangdut, pop, rock, ska, rap, acapella, anime dan juga dari berbagai bahasa, tinggal cari deh, semuanya aya
  4. Di multiply ada infotainmentnya juga, makanya para ibu seneng sama multiply, liat aja di tempatnya Afif nih, sebuah blog multiply yang mendedikasikan blognya sebagai pusat Infotainment, yakin deh, pengunjung blognya banyak banget, lha semua info-info selebritis ada di sini, bagi para ibu yang tidak bisa mengakses info selebritis terkini (kemungkinan karena tinggal di LN), maka blog yang satu ini bisa jadi alternatif obat rindu infotainment
  5. Bisa jadi album photo, dan model komentarnya persis blog, jadi macam kaya photo blogging lah.
  6. Gampang makenya, simple, gitu sih kata istri, yang tentu saja sangat lain dibandingkan dengan blog-ku yang berbasis WordPress, karena kalau mau utak-atik sesuatu harus ngerti basic HTML yang baik, bahkan kalau aku lebih sering main coding ke PHP ama CSS-nya
  7. Di multiply gak mungkin anonymous kalau mau kasih komentar ke blog orang lain, inilah yang mungkin disukai sama ibu-ibu, begitu ada yang kasih komentar, biasanya terus di-invite :) untuk menambah daftar korban satu lagi yang bakal kena publikasi posting blog terbarunya
  8. Apa lagi ya? ada yang mau menambahkan 😀

Tapi tetap saja aku lebih cinta suka dengan blog-ku yang sekarang, ketimbang harus ngisi di multiply punyaku … he..he. Atau paling banter account multply dipake buat : ngomentari blog orang lain di multiply, download lagu, sama mungkin buat bikin link posting terbaru blog kita agar diketahui jaringannya multiply…ha..ha..:D, seperti yang sudah dilakukan kang Dirgaa dengan tautan renyahnya, biar gak usah susah-susah buat cari trafiknya di blog kita …

_:: TiadaMaksudMenganggapRemehMultiplyTapiCumaBuatLucuLucuanSaja 😀

Scribd, Youtube-nya dokumen kita

Jaman sekarang adalah jamannya ngeshare segala sesuatu. Setelah kita berpuas-puas dengan Youtube untuk ngeshare video (hayo ngaku ! siapa yang sukanya nonton Empat Mata ama Office Boy di Youtube ? gpp kok dimaafkan, maklum tinggal di LN bikin kangen ama Indonesia), sekarang ada tool baru untuk ngeshare dokumen kita.

Yap, namanya Scribd. Jika kita punya dokumen, dan pingin disimpan di Internet, dan tentu saja kalau pingin kita share ke orang lain, upload aja dokumen kita ke sana. Scribd bisa mendukung .pdf, .ppt, .doc, .xls, .txt, dan berbagai macam ekstensi lainnya.

Hebatnya scribd, misal kita upload dokumen kita dalam bentuk .doc, dia mampu mengkonversikan ke dalam bentuk PDF, udah gitu cepet lagi :-D. Terus bisa juga dibuat tampilan plain text-nya dalam bentuk .txt. Kalau mau iseng-iseng, atau pingin dokumen kita biar bisa dinikmati oleh kalangan disable yang tidak bisa melihat atau pun membaca, bisa kita simpan dalam bentuk MP3, karena scribd ada fasiltas text-to-speech.

Meski demikian, nampaknya sama seperti Youtube, kelihatannya akan semakin banyak karya-karya “bajakan” yang bakal dimuat disini. Akan semakin banyak “free ebooks” yang bertebaran di scribd yang tentu saja menyenangkan buat rakyat Indonesia yang pada gak punya duit ? Lha emang bedanya ebooks di Scribd sama di tempat lain apa? Yang jelas, di Scribd paling ndak kita tahu preview tampilan dari ebook yang pingin kita download, bukan berupa link-link saja.

Dan seperti halnya Youtube, menurutku Scribd pun ke depan harus bersiap-siap untuk dituntut banyak pihak yang persis seperti Google dengan Youtubenya, karena dituduh turut mendistribusikan barang-barang bajakan, atau malah di ban oleh suatu negara (seperti di thailand ketika ada satu film di youtube yang mendisktreditkan raja thailand).

Tapi, zaman memang telah berubah, Web 2.0 memang merevolusi banyak hal.
Welcome to the world of document sharing, and welcome to you Scribd.

——-

credit to Radon yang walau tidak menjelaskan Scribd, tapi memuat kata-kata Scribd di blognya.

Switch to our mobile site