Archive for March 2007

One day trip to Johor Bahru

Beberapa hasil tangkapan gambar dari kunjungan ke Johor Bahru hari ini, cerita selengkapnya nanti, soalnya 50 x 2 nih… Cape’ deeh


Pelikan di Zoo


Elephant yang kelaparan


Macan yang malas



Beruang Madu
, ih lucunya



Ternyata buaya kalau didekati gedhe juga ya..hii takut :-(



Para bapak yang sedang berkumpul



Sholat dan istirahat sejenak



Masjid tempat kita sholat, Masjid Abu Bakar



Tampak luar, megah ya? :-)

Daftar “belanjaan”

Satu “kerja besar” sudah terlewati, masih ada kerja besar yang lain, di list satu persatu, semoga target-target yang dipasang bisa dikerjakan sebaik mungkin

  1. Belajar buat exam, paling tidak buat yang satu ini, belajar minimal 2 jam per hari
  2. Bikin proposal riset, jaga-jaga, sapa tahu bisa meneruskan lagi 😀
  3. Bikin draft paper buat proceeding
  4. Bikin draft buku tentang :
    • Building Web Services with Apache Axis
    • Build your own AJAX with Google Web Toolkit
    • Hack your WordPress
  5. Bikin draft tutorial tahsin, temen dari Pakistan dah minta diajarin cara membaca Alquran dengan lebih proper, insya Alloh setelah exam kita akan berlatih baca Alquran dengan style a la Al Mathrud, Shuraim, dan Sudais

Lha? Kok daftar targetnya banyak sekali? Ya nggak papa lah, biar semangat aja!
AKU BISA !!!

___:: Insya Alloh :)

How to differentiate Chinese Singaporean and Chinese Mainland

chineseMula-mula gak ngeh, gak bisa bedain, mana cina singaporean, dan mana cina mainland. Setelah sekian lama berinteraksi, akhirnya mulai bisa bedain, mana orang Cina yang singaporean, dan mana yang dari Cina daratan asli.

Yang pertama, liat dari nama, kalau Singaporean, biasanya namanya terdiri dari tiga kata, misal: Ang Yew Hok, terus ada Low Chor Ping, kalau orang Cina daratan (mainland), biasanya namanya cuma terdiri dari dua kata, misal Qin Yhang, Zhao Xi, Wu Liang.
____catt: Orang Taiwan dan Orang Hongkong juga pake 3 kata, but karena di sini gak gitu banyak, considered tiga nama orang Singaporean

Yang kedua, cara ini bisa dipakai, meskipun sama-sama tiga nama, tapi seperti udah disebut di atas, orang Hongkong juga tiga kata, orang Taiwan juga. So gimana bedainnya?
Gampang aja, suruh aja mereka ngomong. Ngomong? Iya ngomong, tapi ngomongnya spesifik, suruh mereka bilang “N“. N? Iya, N.

Kalau orang Singaporean bilang N, mereka akan bilang N seperti kita mengatakan N. Seperti di kata “enaknya makan apa?“, en di kata enaknya persis ketika kita mempronounce N di alfabet. Hal ini karena Singaporean sejak kecil belajar bahasa Inggris. Jadi N-nya pun ngikut bahasa Inggris. Lalu bagaimana dengan Cina mainland? Mereka biasanya kesulitan menyebut N seperti kita menyebut N di alfabet, umumnya orang Cina mainland akan mengatakan N seperti kita menyebut “entahlah“. Jadi kalau mereka ngomong misal and atau kata end 2 end dalam bahasa Inggris, akan kedengar jelas sekali bedanya antara Singaporean dengan Cina Mainland. Orang jawa bilang, kupinge kèri (telinganya geli) karena mendengar sesuatu yang aneh.

Don’t believe me? Just try it. I know just because of experience, not because some book told me like that.

What a “tremendous” day

Today is the presentation day of my project. I showed to my supervisor my WSDL generated by Axis. Lucky for me, in the “minutes of death” I’ve completed all tasks. So, I can be proud to my supervisor and say to him, “Sir, this is what I’ve done regarding my project. Many things I’ve made, and many things I’ve created :-D”.

Even a lot of question coming from the Evaluator, but I can make it clear …

Here’s one of my generated WSDL snapshot of my project.

myaxis

Web Services in Apache Axis

Web Services is nothing but Java itself :). I realized that after I deployed Apache Axis on my web server. But anyway, it’s so fascinating, you can communicate in any manner, in any ways, to invoke something just by giving simple messages into the service.

WSDL also make everything become easy, it’s pure in XML-based services. It just give you description on how to access the web service, and what operations to do. And the rest, give it to you. Create your own interface, your own world, and ask the Web Service to do the rest, and just wait for the response.

I start to like this thing. Start digging now ! 😀

“Dibalik” situs presidensby.info yang “dihack”

Seharian di lab, bikin dokumentasi, membuat gak bisa brwosing-browsing berita. Tapi begitu buka detikinet, kaget juga, ternyata situs www.presidensby.info di”hack”.

Katanya sih ada masalah di DNSnya, kucoba liat di who.is, data-data Domain Name dari situs presiden ini. Ini capturenya:

Ternyata..oh ternyata, DNS nya presidensby.info ditaruh di DNS gratisan (liat di ns1.afraid.org dan ns2.afraid.org – sambil geleng-geleng kepala puluhan kali). Apa pengelolaan situs presidensby gak punya “duit” lagi, sampe harus ngehosting DNSnya di NS gratisan ?? Apa telkom tidak mampu menyediakan DNS yang memadai, bukankah server SBY ditaruh disana?

Aneh..aneh…, pak SBY harap dicek lagi tuh pengeluaran websitenya, jangan sampai ada biaya hosting DNS, karena afraid.org tuh DNS server gratisan 😀

Indonesia…Indonesia…

_______________
nb: tulisan ini bisa salah, karena afraid.org pun menyediakan layanan berbayar, tapi mbok ya jangan disana, kan ada TELKOM yang mustinya juga punya “DNS Server” yang handal … sekalian gitu loh, hosting web sama hosting DNS nya juga.

Switch to our mobile site