Java oh Java…

Dulu sekali – halah kaya udah lama bener -, ketika masih kuliah di Elektro UGM, aku mbikin program Web untuk TA-ku dengan ASP. Situs favorit saat itu adalah http://www.devguru.com sama http://www.aspin.com. Saat itu, masih maniak Microsoft (sebagian orang sih bilang Mie Kocok 😀). Pokoknya, apa-apa dibuatnya pake ASP, meski demikian di sela-sela waktu, masih menyempatkan juga maen Linux. Maklum, setiap student (yang daftar) kan dapat akses shell di server-nya student.

Jaman? berputar, lulus, kemudian ngajar, eranya ternyata berganti. Linux sebagai sistem operasi bebas – catatan: ini awalnya, pada perkembangannya ada juga Linux berbayar – semakin dikenal, dan aku pun kembali menekuni, imbasnya pemrograman Web yang dulu biasa pake ASP, setahap demi setahap berganti jadi PHP. Pokoknya kalau sudah ketemu Trio Apache, MySQL, dan PHP dunia maya sudah serasa di tangan..he..he. Gak kebayang, dulu ngliat kode-kode PHP yang penuh dengan karakter dollar ($) aja udah pusing, eh kemudian akhirnya harus bergelimang dengan karakter itu. Dengan dukungan penuh komunitas, dan lain sebagainya, aku mulai belajar banyak.

Sekali lagi, yang namanya roda terus berputar, jaman kembali berganti, Tim-Berners Lee si “dewa”nya web, mempropose layanan web yang baru, yang disebut teknologi Web Services dengan segala macam tetek bengek seperti Ontologi Web, Semantic Web, dlsb. Muncullah Web Services sebagai bintang baru (the rising star gitu loh), dari pemrograman aplikasi Web, menjadi pemrograman layanan web. Karena web akan diarahkan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada user, bahkan katanya sih dapat menggantikan aplikasi desktop.

dot Net (.NET), kemudian WDSL, Java, dan lain sebagainya mulai menjadi pilihan (kira-kira ada PHP.Net ndak ya..hi..hi..), dan di sini juga gitu, aplikasi-aplikasi jaringan, grid computer, manufacturing process, semua mengarah ke Web Services. Termasuk tugas-tugasku. So, mau tidak mau, suka tidak suka, install Java deh, untungnya sekarang sudah ada VMWare, so bisa install Linux beserta aplikasinya tanpa perlu bikin partisi baru di hard disk.

Yang menarik, di Singapore ini, mostly are Microsoft Minded, dan team group ku juga dari Singapore dan India, ketika dikasih tugas berbasis Linux…wah pada “kebingungan” mereka. Ya sudah, pahlawan datang.

hari ini, aku sudah nginstall Ubuntu Dapper 6.06, kemudian Java SDK, Tomcat 5, dan lain sebagainya. Pekan depan, kita mulai bekerja. Welcome to Java bros and sists !

ps : btw, aku kan orang Java, masak sih nggak bisa bahasa Java 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site