Thoughts
Dalam sebuah perjalanan, selalu ada kisah, catatan, dan pikiran
- 13 Comments
Status facebook saya hari ini cukup “heboh”
is converting his iPod Touch 3G into fully working iPhone minus its camera & compass … thanks to SpiritJB ^_^
Beberapa kawan kemudian meminta saya membuatkan tutorial, sebenarnya simple saja, terlebih setelah kehadiran Spirit JB, yang telah membantu saya membuat iPod Touch saya menjadi Jail Broken.
Awalnya boleh dibilang kurang beruntung, karena saya mendapatkan iPod Touch 3G 8GB (katanya sih hardwarenya masih iPod Touch 2G) 3.1.3 versi MC (alias versi baru keluar) yang membuat saya tidak bisa menjadikan iPod saya Untethered Jailbroken.
Tethered Jailbroken: sederhananya, iPod saya kalau mau direstart harus terkoneksi via USB ke komputer, dan kemudian harus menjalankan software untuk melakukan Jailbroken kembali. Untethered tentu saja tanpa harus terkoneksi ke PC, saya bisa merestart iPod Touch kapan pun dan di mana pun tidak tergantung laptop.
Kedatangan SpiritJB membuat segalanya lebih mudah, kini iPod Touch saya bisa direstart tanpa harus terkoneksi dengan laptop. Sejak awal beli, iPod Touch langsung saya Jailbreak. Gunanya untuk apa sih? Sederhana saja, Apple menjadikan banyak fungsionalitas hardware dari iPod/iPhone menjadi terbatas meski sebenarnya kemampuan hardware mendukung. Misal, bluetooth hanya bisa dipakai untuk headset sama pairing dengan sesama iPod/iPhone untuk main game. Tidak bisa untuk koneksi dengan GPS, Dial Up Networking, transfer file, dlsb. Dengan jailbroken (jangan khawatir, semua aplikasi masih bisa dibeli/download dari Apple Apps store) terbuka kesempatan lebar.
Nah, mengapa iPod? Soalnya saya sudah punya smartphone, investasi iPhone baru tentu akan bikin kantong bolong, apalagi harga iPod yang hanya berkisar 1/3 dari iPhone. iPod prinsipnya sama dengan iPhone, kecuali dia ndak punya kamera, GPS, 3G, dan yang paling penting, ndak bisa buat telepon
Dengan jailbroken iPod, kini hampir semua fungsi itu bisa dilakukan.Caranya? Sederhana saja, silakan buka website Spirit Jailbreak ikuti petunjuk di sana (sangat mudah sekali), download software (matikan dulu anti virus di WIndows, soalnya ada false alarm, tapi insya Allah saya jamin aman softwarenya kok) spiritJB. Pasang iPod dengan USB ke PC/laptop, jalanin software jailbreak dengan compatibility mode Windows 98 (silakan googling how to-nya), dan kurang dari 10 detik, iPod akan terjailbreak (jailbroken). Default jailbreak akan memuat Cydia untuk install aplikasi-aplikasi jailbreak, tapi saya pilih menggunakan Rock (bisa diinstall via Cydia). Tampilannya akan seperti ini
seperti terlihat di samping, paling tidak ini beberapa aplikasi yang saya pergunakan untuk memiliki fungsionalitas layaknya iPhone.
1. Rock: dipergunakan untuk install aplikasi-aplikasi jailbreak (ini pengganti dari Cydia)2. roqyBT: dipergunakan untuk menghubungkan unit bluetooth GPS (biasa saya pake sebelumnya dengan Windows Mobile, sudah punya sejak dulu) dengan iPod
3. xGPS: dipergunakan untuk navigasi turn by turn, menggunakan basis Google Map. Peta didownload terlebih dahulu via laptop, kemudian ditransfer ke iPod.
4. Siphon: aplikasi telephoni. Saya berlangganan SIP lewat pennytel.com.au, dan membayar kurang lebih 15 dolar Australia untuk mendapatkan nomer lokal Australia (saya pilih Brisbane, karena tinggal di Brisbane) untuk masa 3 tahun (alias 5 dolar atau sekitar 42 ribu rupiah per tahun). Dengan menggunakan ini, saya jadi bisa ditelpon via telpon biasa
5. Backgrounder: untuk menjadikan iPod bisa melakukan multitasking (seperti diketahui, hanya iPhone OS 4 – yang saat ini belum keluar, yang bisa melakukan multi tasking)
6. iBluever: untuk melakukan dial up networking via bluetooth ke HP. Yang berarti, di manapun saya bisa online tanpa tergantung keberadaan Wifi. Saat ini ada dua alternatif yang saya pakai, satu menggunakan HP Sony Ericsson G502 untuk konek 3G/HSDPA, dua menggunakan WMWifiRouter di HTC Touch Pro untuk membuat koneksi Wifi on the go. Sejauh ini sih, menggunakan WM Wifi Router lebih cepat aksesnya ketimbang dial up via bluetooth (lagi pula saya masih menggunakan versi Demo)
7. Kirikae: untuk menampilkan aplikasi-aplikasi yang sedang di multi tasking (termasuk mematikan, dlsb). Software ini pasangannya Backgrounder.
Paling tidak, beberapa software di atas telah menjadikan iPod saya tidak hanya menjadi pemutar musik, plus buat main game, tapi juga bisa menjalankan fungsi layaknya iPhone seperti layanan teleponi dan layanan GPS dan Navigasi.
Paling tidak sekarang, iPod bisa dibawa kemana-mana, dan tetap bisa terkoneksi, sehingga lebih berfungsi
- 7 Comments
Memenuhi permintaan beberapa kawan ^_^
Terkadang kita pingin beberapa posting status, atau link, atau apapun lah yang ingin kita share hanya bisa dilihat oleh beberapa kalangan saja, misal teman SMA saja, atau tetangga sekitar saja, atau grup arisan saja, atau siapa pun lah, yang penting satu grup. Kenapa? Terkadang apa yang kita posting si facebook menjadi irelevan bagi sebagian teman kita yang lain, tapi relevan bagi sebagian teman yang lain. Tak perlu lah update status arisan RT ke seantero friends di facebook, cukup orang-orang terdekat dengan kita. Terlebih bagi para pemain Farmville, Mafia Wars, dlsb, memposting sesuatu dari aplikasi tersebut bisa-bisa menyebabkan news feed kawan-kawan di facebook dipenuhi oleh aplikasi “tidak jelas” itu, very annoying kalau orang bule Inggris bilang
Padahal bagi para pemain game tersebut, saling berbagi adalah “kebutuhan vital” ..hehehe.Terus bagaimana caranya agar posting kita hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu saja? Sederhana, cukup dengan membuat “Friend List” dari daftar teman kita di facebook, kemudian saat akan posting sesuatu, pastikan hanya orang-orang dari friend list tersebut yang bisa melihat. Berikut cara membuat friend list
Perhatikan gambar di atas, masuk ke Home, 1, klik Friends, 2, klik Create a List. Kemudian akan muncul tampilan sebagai berikut.
Masukkan nama listnya, misal FVers, kemudian pilih teman-teman kita yang hendak dimasukkan ke dalam list tersebut. Done! Tugas pertama selesai. Sekarang kita aplikasikan di facebook, semisal bagi anda pemain Farmville, misal kita mau share trading collections.
Setelah menulis apa yang hendak di share, klik “padlock” alias gembok untuk mensetting privacy, pilih customize, kemudian muncul screen seperti berikut
Pilih Specific People, trus masukkan daftar list yang sudah kita buat tadi (dalam kasus ini FVers), klik Save Setting (jika tombol Save ini tidak kelihatan, biasanya problem di browser, kalau pake Chrome biasanya terlihat ^_^). Selesai! Setelah itu anda dapat melakukan Publish dari sesuatu yang hendak di share, dan pastinya sekarang hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihat posting ini.
Semoga bermanfaat!
ps: lama ndak update blog, eh sekalinya update isinya malah Farmville ..he..he..he.. - 12 Comments
Wedew … sudah lama sekali blog ini tak terurus

Si Penulis terlalu sibuk membuat framework risetnya nih … hiks…Sebagai penyemangat awal, naruh video ini dulu aja deh
- 7 Comments
Dulu sempat “ngiler” melihat kemampuan VMWare fusion, yang bisa menjalankan “seakan-akan” aplikasi di Virtual Machine terinstall OS lain (OS guest) bisa berjalan dalam jendela yang sama dengan OS host. Tapi berhubung, satu, VMWare fusion hanya jalan di Apple Mac, dua, dia software berbayar, jadinya cuma bisa berpuas diri dengan video yang banyak diupload di Internet.
Tapi kini, setelah VirtualBox diakuisisi oleh SUN Microsystem, ada satu fitur yang sangat menyenangkan, yakni Seamless Mode (diaktifkan dengan Right-Ctrl + L), yang memungkinkan aplikasi yang dijalankan di guest OS bisa tertampil di host OS.
Di tampilan atas, saya menjalankan Totem Movie Playernya Ubuntu Jaunty (yang diinstall di guest OS), di atas jendelanya Windows XP. Jadi dengan mode seamless, si Totem pun bisa dipindah-pindahkan layaknya aplikasi yang berjalan di atas Windows, padahal dia jalan di atas platform Ubuntu Jaunty.
Dan yang jelas, sekarang VirtualBox menjadi semakin ringan (tidak seperti saat awal-awal dulu) untuk dijalankan di PC. Coba saja, dan rasakan bedanya.
- 13 Comments
Ente kemana aja sih, nggak pernah keliatan broer?
“Ye alah … elu nggak liat status di facebook gue ya?”
Dibilang menjalin silaturrahim, iya. Tapi dibilang memutus silaturahim, juga iya. Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu, jam demi jam berlalu, hari demi hari berlalu, tidak terlewatkan kecuali dengan mengupdate status di facebook. Berlomba-lomba mengupdate status, sekaligus berlomba-lomba memelototi status kawan di facebook.
Barangkali, dulu saat pertama kali telepon keluar, mungkin juga sama kali ya. Tadinya orang butuh ketemu untuk sekedar say hello, tanya kabar, berpamitan, dlsb, kemudian acara-acara itu digantikan oleh telpon, meski saya yakin, penggantian tersebut tidak sedahsyat era jaman sekarang, ketika Web 2.0 turut mendrive situs perkawanan macam facebook.
Kadang geli juga sih melihat perubahan status kawan-kawan di facebook, tapi kadang juga “gondok”, apalagi buat yang jarang memelototin facebook, tiba-tiba kawan kita menghilang, pergi entah kemana, diSMS ndak delivered apalagi mau bales, dan lain sebagainya, ketika akhirnya berjumpa, cuma senyum nyengir sambil berkata “Elu nggak liat status gue di facebook ya? Gue kan pergi ke luar kota, ada urusan penting!.” Atau bagi yang tinggal di LN biasanya makin terasa lagi “gondok”nya. Ndak ada kabar-kobari, tiba-tiba “cling” ilang begitu saja, gak ada kabar berita sama sekali. Ternyata pergi ke negara lain, atau pulang kampuang ke Indo. Dan guess what, satu-satunya petunjuk kita kalau dia pergi hanyalah status update di facebook.
Nampaknya untuk sekedar ngomong, pamitan, sapa, dan lain sebagainya sudah mulai sedikit demi sedikit tergantikan oleh facebook. Buruk kah? Mungkin ndak juga, tapi ya kadang kebangetan sih
Ingat-ingat, silaturrahim itu memperpanjang umur dan meluaskan rizki. Paling ndak, kalau ketemu face to face, feel-nya lebih terasa gitu lah, daripada cuma sekedar update di facebook, terutama buat temen-temen yang tinggalnya deketan (kecuali bagi kawan-kawan yang memang tinggal saling berjauhan, update di facebook paling ndak mengobati keinginan silaturrahim yang belum terwujud). Paling ndak jangan kaya Benny dan Mice di bawah ini: - 12 Comments
Hanya satu kata: Benci aku!
Apapun topik yang ada dan muncul di berita, sepertinya tidak bisa tidak, yang muncul adalah sumpah serapah, kata-kata kotor, dan lain sebagainya. Benar kata salah seorang kawan yang bercerita bahwa ada seorang peneliti, melakukan penelitian tentang masyarakat Indonesia, dan kesimpulan dia, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang sedang sakit. Sakit jiwa, tapi mereka tidak menyadarinya, sakit yang sedemikian parah, tapi herannya mereka begitu menikmati sakitnya mereka.
Betapa manusia Indonesia menjadi manusia yang tidak ingin diatur, menang sendiri semuanya, hidup dengan rasa curiga dan saling benci, terekspresikan dari mulut-mulut mereka yang tidak bisa berkata-kata dengan baik, ungkapan kotor, dan begitu banyak hal lain.
Dengarkanlah suara hati ini wahai pemilik dan pengelola detik.com, tutup saja halaman komentarmu itu, jijik rasanya membuka kolom komentar yang irasional, penuh kebencian, dan berbagai macam ungkapan kotor serta sumpah serapah itu!
Barang siapa melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tanganmu, jika tidak mampu, ubahlah dengan lisanmu, jika tidak mampu, maka ubahlah dengan hatimu (dengan mengingkarinya) …..
- 4 Comments
Berhubung hajatan pemilu (legislatif) 2009 dilaksanakan hari ini, nampaknya kunjungan ke blog ini akan kembali turun setelah pernah mencapai 2000 lebih page visit
dalam satu hari.Sekarang cari topik baru lagi yang kira-kira bakalan menarik pengunjung lagi ..he..he.. (gak ding, niatnya bikin tulisan yang bermanfaat buat orang banyak). Apa ya? Mungkin pilpres kali ya ..
Kita lihat saja nanti .. yang jelas sedang berjuang memahami paper-paper nan menumpuk itu, dan ketidakjelasan mau nulis apa … hiks …
- 3 Comments
Ceritanya Youtube lagi menyelenggarakan Happy April 1st! Kurang kerjaan bener, jadi kalau mau ngliat videonya, kepala harus dibalik lebih dahulu, bahkan sampai ngasih tips-tips buat ngliat Youtube versi 1 April, seperti tertulis di bawah ini
- Turn your monitor upside-down
Our internal tests have shown that modern computer monitors give a higher quality picture when flipped upside down—kind of like how it’s best to rotate your mattress every six months. You might find that YouTube videos look better this way
Tilt your head to the side
Imagine you’ve got water in your ear and need to get it out. Tilt your head toward one shoulder and watch the video (gentle head-smacking on the opposite side is optional).
Move to Australia
As you probably know, everything in Australia is upside-down, so moving to Australia may provide you with a more natural YouTube viewing experience. (Note: If you live Down Under, and the page is still upside-down for you, then we recommended moving to the northern hemisphere.)
Emang ada apa dengan April 1st?
- Turn your monitor upside-down
- 2 Comments
Kalau masih bingung contreng yang mana, semoga video klip berikut membantu kita menentukan pilihan, untuk masa depan bangsa.
Salam contreng !
- 4 Comments
Ya, di Australia sini, mengikuti pemilu adalah kewajiban, bukan hak. Jika anda berumur lebih dari 18 tahun, dan anda tidak mengikuti pemilu, tanpa alasan yang jelas, maka anda akan kena pinalti berupa denda sebesar 20 AUD (sekitar 160000 IDR), jika dalam waktu 21 hari tidak bisa mengajukan alasan jelas, dan tidak mau membayar, maka denda akan menjadi 50 AUD (sekitar 400000 IDR) plus biaya pengadilan.
Jadi, para warga negara Australia memiliki KEWAJIBAN untuk mengikuti pemilu, dan di Australia sini yang namanya GOLPUT adalah HARAM .. he..he..
Kebayang ndak kalau ini kejadian di Indonesia?
(keliatannya jelas ndak mungkin sih, lha daftar pemilih saja amburadul, tanpa ada kejelasan apakah nama kita tercantum atau tidak dalam daftar pemilih, jadi kalau hukumnya WAJIB bakalan banyak yang kena denda, malah bisa-bisa jadi sumber pendapatan tambahan negara deh ..he..he.. mau golput? boleh, tapi… seperti kata pak ogah, Cepek dulu dooong! )
ps: Saya ndak kampanye Golput loh, insya Allah saya masih milih kok, tentu saja milih partai yang track recordnya jelas gitu loh









Komentar Terbaru